Sejumlah alasan untuk terbang bersama Garuda Indonesia

sight

sumber: disini

 

Siapakah maskapai terbaik Indonesia? Tentu saja, tidak lain dan tidak bukan adalah Garuda Indonesia yang telah menjadi salah satu maskapai terbaik di dunia. Terbukti dengan diperolehnya penghargaan World Airline Awards 2014 untuk “Best Cabin Staff/Crew”. Tiketnya mahal? Gak juga sih, saya pernah dapat tiket pesawat murah Garuda Indonesia 3,4juta berempat Makassar-Surabaya pp yang membuat kami sekeluarga bisa liburan di Malang bulan Maret di tahun ini. Harga segitu sudah termasuk airport tax dan dapat makanan & minuman pula. Anak-anak juga dapat mainan berupa puzzle, boneka mini, catur magnetic dan untuk si bayi ada refreshment toiletries berupa popok dan tissue basah.

Saya paling sering memanfaatkan layanan jasa Garuda Indonesia pada saat ada urusan kedinasan ke daerah lain, mumpung gratis alias dibayarin kantor. Semakin sering terbang sewaktu bertugas di Manado dan hidup terpisah dengan anak-anak (mereka di Makassar). Sebulan bisa 3-4 kali pulang ke Makassar. Memang gak melulu terbang dengan Garuda Indonesia, karena saya pemburu tiket pesawat murah dan jam terbang yang tepat. Waktu terbang paling tepat adalah hari Jumat sesudah jam kantor dan balik pada hari Minggu setelah Maghrib. Kadang-kadang juga berangkat Sabtu pagi dimana Garuda Indonesia yang ke Makassar cuman ada pagi. Untuk pulang ke Manado, paling sering pakai Garuda Indonesia. Jam terbangnya sekitar maghrib jadi tiba di Manadonya gak terlalu malam banget.

Tapi kalau selisih harga lebih mahal sampai 150ribu dengan maskapai lain, saya masih lebih memilih terbang dengan Garuda Indonesia.Kenapa? Berikut alasannya:

  • Nyaris selalu tepat waktu. Kalaupun delay, rasanya saya belum pernah tuh delay lebih dari 30menit. Dan biasanya karena sedang dalam antrian untuk mendarat.
  • Kursinya lebih lega, ada Layanan in-flight entertainment meski gak di semua penerbangan ada lumayan membantu untuk menghilangkan rasa kebosanan. Dapat surat kabar lokal dan ada juga majalah terbitan Garuda Indonesia, Colours yang bisa dibaca untuk mendapatkan berita terbaru domestik dan internasional.
  • Pramugarinya berkelas, nampaknya Garuda Indonesia sangat selektif dalam memilih pramugari. Cantik, menarik, dan anggun. Rata-rata punya tulang pipi yang bagus. Saya juga suka pramugarinya ngomongnya lambat dengan artikulasi yang jelas. Pramugari maskapai lain cenderung terburu-buru dalam memberikan penjelasan sehingga gak jelas apa yang diomongin.
  • Ask Our Crew

    Kecantikan dan keanggunan khas Garuda Indonesia sumber: disini

  • Penumpangnya juga berkelas, rapi-rapi dan harum. Ada juga sih yang nyentrik tapi kalau diperhatikan lebih dekat, merek branded melekat banyak ditubuhnya. Nampaknya mereka punya sejuta alasan untuk memilih naik Garuda Indonesia. Entah karena loyalitas, karena rasa kebanggaan naik Maskapai terbaik Indonesia, karena kedinasan, atau memang punya banyak duit, dan sejumlah faktor lainnya.
  • Saya juga suka dengan wangi eau de toilette yang ada di kamar mandi, sangat menyegarkan dan gak bikin pusing.
  • Banyak promonya, seperti diskon menggunakan kartu kredit tertentu, atau promo terbang berdua lebih hemat, atau promo early bird yaitu diberikan harga yang murah bagi pemesanan jauh-jauh hari.
  • sumber: disini

  • Suka dengan jam layanan kantor operasionalnya di Makassar dan Manado yang buka sampai jam 19.00. Memudahkan bagi karyawan yang nanti sehabis pulang kantor baru ngurus tiket.
  • Websitenya user friendly, memudahkan pelanggan untuk reservasi ticket ataupun web check in.
  • Cukup flexible jika ingin re-route atau rubah tanggal penerbangan. Memang tergantung kelas tiket yang dibeli, tapi setidaknya ini merupakan hal yang sangat membantu. Pernah pula teman saya beli tiket pesawat salah tanggal. Pada saat check in baru ketahuan tiket tersebut buat penerbangan kemarin. Teman saya lalu ke counter Garuda Indonesia untuk beli tiket baru, ternyata tiket yang hangus itu bisa dimanfaatin sisa nambah biaya sedikit.
  • Saya pasti memilih Garuda Indonesia jika saya harus memberangkatkan anak-anak (anak saya umur 8 dan 9 tahun) tanpa ditemani orang dewasa. Beberapa kali saya melakukan ini waktu di Manado, jika anak saya libur sekolah dan papanya gak bisa menemani.  Saya merasa aman dan nyaman.
  • Merupakan satu-satunya maskapai di Indonesia yang kartunya bisa dimanfaatkan maksimal yaitu Garuda Miles atau dulunya lebih populer dengan sebutan Garuda Frequent Flyer (GFF). Saya baru berhasil punya kartu GFF Gold yang sudah bisa dimanfaatkan untuk masuk lounge secara gratis, tambahan bagasi sampai 35kg, tempat duduk lebih depan, tukar miles dengan tiket gratis (kalau yang ini belum pernah, karena milesnya masih sedikit). Yang saya tau, banyak pelanggan Garuda Indonesia sangat loyal terbang dengan Garuda Indonesia akibat service yang diberikan oleh kartu ini.
20141124_132534[1]

my gold card

 

Untuk rute internasional, saya terbang dengan Garuda Indonesia baru 2x. Sekali pada penerbangan Jakarta-Amsterdam, gegara ketinggalan pesawat lain dan memilih terbang dengan Garuda Indonesia karena waktu terbangnya selisih sedikit dengan pesawat yang ketinggalan itu (sakitnya tuh disini sambil nunjuk dada dan ngelirik dompet, harus ngeluarin biaya tak terduga). Yang kedua, pada penerbangan Kualalumpur-Makassar transit di Jakarta, gegara harga penerbangan langsung kurang lebih sama tanpa bagasi, tanpa dapat makan dan waktu tibanya lebih lama ketimbang Garuda Indonesia. Saya sih berharap Garuda Indonesia bisa memberi harga terbaik untuk rute Internasional, biar bisa lebih sering merasakan Garuda Indonesia Experience. Dengan bergabungnya Garuda Indonesia dalam Sky team juga akan sangat memudahkan penumpang Indonesia terbang ke berbagai penjuru dunia, ada 1052 tujuan, 20 maskapai yang bersinergi dan 516 lounges di seluruh dunia.

Dapatkan kenyamanan Garuda Indonesia dibanding dengan yang lain. sumber: disini

 

Maju terus Garuda Indonesia, semoga inovasi dan pelayanan selalu prima.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba menulis Blog bersama Garuda Indonesia yang diselenggarakan oleh Garuda Balikpapan.

Advertisements

MANCING DI KARAMBA DANAU MATANO

Dalam satu kesempatan dimana lagi malas berangkat ke Makassar untuk kuliah, saya tetap dipaksa sama anak-anak untuk punya rencana jalan di Sabtu Minggu. Padahal pengennya istirahat di rumah saja.  Pilihannya ada 2 yaitu explore bagian di Toraja yang belum dikunjungi atau ke Sorowako. Sorowako adalah kota pertambangan nikel yang dikelola oleh PT. Vale (dulu Inco).  Saya punya sahabat yang tinggal di Sorowako. Hasni, begitu dihubungi langsung ngajakin main di karamba miliknya. Asikk, mending kesini sekaligus kangen-kangenan. Terakhir ketemu sekitar 10 tahun yang lalu, selebihnya update info melalui Facebook. Jarak tempuhnya lumayan juga sekitar 223km dari Palopo sekalian ngukur jalan dan ngetes ketahanan fisik nyetir mobil.

Mengenai penulisan kata Soroako dan Sorowako, Aya dan Dede sempat berdebat mana yang benar. Nyari di Google, banyakan Soroako dibanding Sorowako. Menurut Hasni, dulunya disebut Soroako dan sejak beberapa tahun belakang ini sudah berubah menjadi Sorowako. Sama halnya Manado dengan Menado, setelah tinggal disana baru tahu yang benar adalah Manado. Dan sama halnya juga Parepare dan Pare-Pare, setelah tinggal disana baru tahu juga yang benar Parepare (disambung tanpa garis penghubung).

Terhitung sudah 4 kali saya ke Sorowako sebelum perjalanan ini. Pertama, berlibur ke rumahnya Hasni pas jaman kuliah. Kedua, ngambil data untuk bahan skripsi (saya dan Hasni partner skripsi dan ngambil judul tentang Inco). Ketiga, pas Hasni menikah. Keempat, ada acara nikahan keluarga disana.  Saya suka suasananya kota kecil ini, tenang dan teratur. Dulu, rumah-rumah perusahaan tampak apik berjejeran, lokasi dan warna rumah sesuai dengan level jabatan. Sekarang, kelihatannya tak terawat lagi, karena banyak yang kosong. Banyak karyawan memilih keluar dari rumah perusahaan dan membangun rumah sendiri sejak adanya perubahan kebijakan tentang perumahan karyawan PT. Vale. Hasni yang tadinya tinggal di rumah perusahaan, juga sudah tinggal di rumah sendiri.

20141019_073640

mandi-mandi di Pantai Ide, Danau Matano

20141019_081717

Pantai Ide, Danau Matano

20141019_081729

Pantai Ide, Danau Matano

20141019_112938

Di karamba

20141019_113111

me n my girls

20141019_113810

suasana di karamba

20141019_120046

mancing ikan lele

20141019_113816

melihat-lihat hasil tangkapan, ikan lelenya langsung digoreng dan ikan lainnya seperti bawal, ikan nila dan ikan mas dibakar.

20141019_132608

proses bikin kapurung, makanan khas palopo

20141019_134333

kapurung dan pelengkapnya