KANSAI THRU PASS (SURUTTO PASS)

Jika jalan-jalan ke Osaka dan Kyoto namun tidak ingin direpotkan harus ke ticket machine dan nyiapin uang kecil tiap kali mau naik subway/kereta/bus, khusus untuk foreigner ada satu kartu elektronik namanya Kansai Thru Pass. Kartu ini bisa dipakai untuk naik kereta non JR, subway maupun bus tanpa batas dalam Kansai Area. Yang termasuk Kansai Area adalah Osaka, Kyoto, Kobe, Nara, Himeji dan Koyasan. Kansai Thru pass tersedia dalam 2 jenis: Tiket terusan 2 hari seharga 4000 yen dan tiket terusan 3 hari seharga 5200yen. Untuk anak-anak 3 s/d 11 tahun hanya bayar 50%. Kami membeli tiket terusan 2 hari di Kansai Airport. Continue reading

SLEEPING IN THE AIRPORT: KANSAI AIRPORT

20150921_135338

di KLIA2 Malaysia, di depan boarding gate. Pesawat boarding jam 15.00 menuju Osaka

20150921_224208Tiba di Osaka udah malam banget, jam 22.35 dan masih harus melewati pemeriksaan imigrasi. Kereta terakhir dari bandara ke kota Osaka jam 23.00. So dari awal kita udah niat untuk nginap di bandara Kansai ini yang katanya termasuk bandara yang ramah dengan para traveller yang tinggal menunggu pagi baik yang baru datang maupun yang mau berangkat pagi-pagi sekali. Segera nyari posisi yang enak buat rebahan, survey dimana bisa dapat air minum filtered dan air panas, mencari prayer room, mencari colokan buat nge-charge hp dan sebagainya. Jam segitu, bandara masih cukup ramai.  Kita masih dapat kursi-kursi kosong untuk dipake rebahan meski harus terpencar kesana kemari. Boleh dibilang kursi-kursi di Kansai airport cukup empuk dibanding bandara lain yang pernah saya inapi. Kansai airport malah menyediakan fasilitas berupa selimut bagi mereka yang membutuhkan. Ambilnya di informasi dengan sistem siapa cepat dia dapat. Kalau gak salah pengambilan selimut terbatas sampai pukul 22.00. McDonalds terbuka 24 jam, Family mart juga begitu. Nasi putih, sushi ataupun onigiri dapat dibeli di familiy mart. Di Kansai Airport juga sudah tersedia restoran halal, tapi gak buka 24 jam. Continue reading

PERSIAPAN KE JEPANG

Tanpa terasa, group ke Jepang sudah berjumlah 17 orang. Yang jadi berangkat 14 orang sisanya 3 batal berangkat padahal tiketnya sudah ready. Masih ada beberapa yang minat ikut, tapi secara halus saya tolak. Ini sudah kebanyakan. Beberapa diantara mereka baru akan mencoba pertamakalinya jadi traveller mandiri. Supaya pola pikir sebagai traveller mandiri semakin terbentuk, beberapa minggu sebelum keberangkatan, saya minta mereka sudah harus melakukan persiapan fisik dan mental antara lain: Continue reading

MENGURUS PERUBAHAN JADWAL PENERBANGAN DI AIRASIA

e-form

Sebulan sebelum keberangkatan ke Jepang, saya kaget mendapati  tiket pulang Tokyo-Kualalumpur udah berubah ke tanggal 29 September. Padahal saat awal issued tiketnya tertanggal 27 September. Gak biasanya nih Airasia langsung main rubah aja, biasanya didahului dengan pemberitahuan via email dan minta kita untuk mengajukan apa yang menjadi keinginan kita. Sebenarnya udah dapat info jauh-jauh hari melalui group facebook Backpackerdunia bahwa yang beli Tokyo (Narita Airport)-Kualalumpur dialihkan ke Tokyo (Haneda Airport)-Kualalumpur. Pindah bandara aja sih, tapi bisa ngefek kemana-mana karena jamnya berangkatnya beda. Tapi waktu itu saya masih tenang-tenang saja, nunggu email pemberitahuan dari Airasia dulu. Begitu ngecek daftar tiket di website Airasia udah berubah tanggalnya, segera saya bikin e-form ke Airasia. E-form itu adalah formulir  online saran dan kritik. Inti permintaan saya adalah agar penerbangan Tokyo-Kualalumpur dikembalikan ke tanggal 27 September dengan alasan cuti sangat terbatas dan kami tidak mau terlalu lama berada di Jepang dan menambah biaya perjalanan. Selain itu saya juga minta agar connecting flight ke Indonesia juga disesuaikan dengan jam kedatangan di Kuala Lumpur. Bukti bahwa e-form-nya ter-submit dengan sukses adalah kita akan menerima email pemberitahuan tentang case number yang biasanya paling telat 1x24jam. Kalo belum terima-terima juga mending diulang proses e-form-nya. Kalo sudah diulang prosesnya dan masih juga belum diemail case numbernya, segera message airasia melalui twitternya twitter.com/askairasia . Setelah email case number sudah ada, saya sisa nunggu respon dari Airasia. Di email memang disebutkan bahwa permintaan akan direspon 5 hari kerja.
Continue reading