Barcelona HOHO Bus

IMG_8461

Jalan dalam kota Barcelona

Berkeliling di Barcelona, saya memilih menggunakan  bis Hop On Hop Off  (HOHO). Bis adalah bis untuk city tur dimana kita bisa naik turun ditempat-tempat yang kita inginkan dan kebanyakan tempat berhenti bis ini berada dekat sekali dengan tempat wisata yang diinginkan. Kita bisa mengatur waktu apakah ingin berlama-lama di satu tempat atau cuma sekedar photostop lalu naik bis lagi ke destinasi berikutnya.

IMG_8490

Sagrada Familia

Sebenarnya naik bis HOHO ini gak terlalu sesuai dengan selera travelling saya. Saya suka men-set  travelling saya dalam mode survival. Saya sukanya keliling kota naik transportasi umum yang paling sering digunakan di kota tersebut seperti metro/subway, tram atau bus. Gak apa apa jalan lebih jauh, tapi bisa banyak melihat. Bisa jadi nemu hal-hal unik, memperhatikan fashion in the street, music on the street, melewati taman yang asik-asik. Sekalian olahraga juga kan. Kalo capek bisa duduk-duduk dimana pun kita mau.

Tapi karena ini jalan rame-rame dan waktu terbatas, paling praktis naik bis ini. Saya bisa istirahat sejenak dari urusan cari arah dan tujuan. Apalagi cuaca Barcelona kurang bersahabat. Gerimis dan dinginnya nendang banget. Pengen rasanya berada dibalik selimut saja. Tapi sayang juga kan jauh-jauh malah ngabisin waktu ditempat tidur. Continue reading

Advertisements

Pindahan Tengah Malam

20160611_225415

klepon buatanku, penerangan di rumah cuman bisa pake lampu ini sementara

Akhirnya saya pindah rumah juga. Kenapa tengah malam pindahannya? Ya karena waktunya sempit. Rumah ini di Makassar, masih satu kompleks dengan rumah lama. Sementara saya tinggal dan kerja di Palopo. Kebetulan ada dinas ke Makassar, sekalian saja saya pindahan. Biar dipakai berbuka puasa dan lebaran nantinya. Hari Rabu kemarin berangkat ke Makassar, niat mau langsung nginap di rumah baru tertunda karena tibanya tengah malam. Hari Kamis langsung nyiapin barang-barang printilan yang mau diangkut (sebagian besar sudah ada disana) dan belanja-belanja buat keperluan rumah seperti beli seprei, pesan gorden, alat pembersih. Misua hari itu masih sibuk ngurusin kerjaannya, tengah malam baru tiba di rumah.  Daripada ketunda lagi, yah mari kita pindah tidur. Biar saya masih sempat tidur di rumah yang ini 3 malam karena hari Minggu balik ke Palopo.

Bagi saya semua hari baik. Juga gak ada ritual khusus. Gak harus nanya sama para tetua untuk menentukan hari baik berdasarkan hitung-hitungan tertentu. Waktu pas nikah, tanggalnya ditentukan oleh ketersediaan gedung pada hari Minggu. Begitu juga dulu pas beli mobil dan keluarin mobil dari showroom, gak mikir hari itu hari apa. Ada teman kantor yang sengaja memilih hari untuk mengambil mobilnya di showroom, begitu keluar dari showroom malah nyenggol angkot.  Jadi bukan salah harinya, tapi emang takdirnya sudah begitu. Continue reading

Camp Nou Tour

20160509_170336

Kedatangan kami di Barcelona pas dengan jadwal pertandingan Liga Spanyol antara Barca dengan Espanyola di Camp Nou, stadion yang menjadi markas FC Barcelona. Niatnya sih mau ke Camp Nou pada saat pertandingan itu berlangsung. Setidaknya merasakan euforia pertandingan meski hanya di luar stadion atau kali-kali aja ada calo yang nawarin tiket dengan harga 50%. Saya pernah baca blog, si blogger iseng jalan ke stadion dan ditawarin tiket seharga 65 Euro setelah 30 menit pertandingan. Daripada calonya gak dapat apa-apa dan tiketnya hangus percuma kan mending di sale. Toh juga sudah dapat untung dari penjualan tiket sebelumnya.

Saya sempat ngecek harga tiket online sebulan sebelum pertandingan. Berkisar antara 99-250 Euro. Tiket paling murah hampir 1,6juta rupiah. Sayang duitnya. Makanya berharap bisa beli di tempat dengan harga lebih murah. Gak papa deh, masuk disaat 30 menit mau habis pertandingan yang penting bisa masuk stadion. Teman-teman saya juga berharap yang sama. Continue reading

St Christopher Inn Barcelona

Dalam memilih penginapan, yang saya utamakan adalah kemudahan untuk mencapai lokasi penginapan dan dekat dari mana-mana. Pokoknya gak boleh sampai kita puyeng dan bikin kesasar kesana kemari. St Christopher Inn Barcelona lokasi strategis banget. Starbucks saja ada di seberang jalan hostel ini. Sebelumnya saya pernah nginap di St Christopher Inn Prague, jadi sudah ada bayangan seperti apa hostelnya.

IMG_8442

Tiba di terminal 2 di El Prat Barcelona Airport, kami mengikuti petunjuk arah menuju tempat ambil bus T2. Bus T2 akan membawa ke kota dan turun di bus stop terakhir di Plaza Catalunya. Yang disebut Plaza adalah square atau alun-alun. Kirain gedung. Dari Plaza Catalunya cukup berjalan melintasi Plaza/alun-alun ini kemudian jalan lagi sekitar 100 meter di jalan tempat hostel ini berada. Di sekitar Plaza Catalunya, banyak toko/butik branded, La Ramblas pedestrian street paling ngehits seantero Barcelona, Hard Rock Cafe dan bus stop Barcelona HOHO Bus. Continue reading

Masak nasi pake microwave

Travel Cooker yang kita bawa juga tidak mau berfungsi di hostel di Barcelona. Power listrik di kamar jadi down. Saya kemudian ke pantry, kali-kali aja daya listrik disana lebih tinggi ketimbang di kamar. Nyoba semua colokan di pantry itu malah bikin power listriknya juga down. Travel cooker itu butuh daya 450watt masa sih lebih besar ketimbang dayanya kulkas dan microwave yang ada di pantry tersebut. Gak ada kompor di pantry tersebut, cuman ada 3 microwave dan 1 kulkas. Saya udah pengen buang aja travel cooker, menuh-menuhin koper tapi gak bisa digunakan. Itu travel cooker yang ketiga yang saya beli. Yang pertama, sudah tamat riwayatnya setelah 5 tahun menemani berkeliling dunia, Yang kedua, sukses dipakai di Jepang tapi rusak ketika dipakai di Arab Saudi saat umrah. Penyebabnya karena saya lupa mengganti voltase 110v (di Jepang 110 V) ke 220V. Saya sempat beli kompor listrik di Madinah agar bisa tetap masak nasi. Tapi itu gak dibawa ke Eropa karena bentuknya gak praktis, makan tempat makanya beli travel cooker lagi. Continue reading

The Joy of Eiffel

IMG_7946

Di hari ketiga, kita udah nyampai di negara ketiga. One day one country. Sebenarnya bisa dibuat lebih dramatic seperti sarapan di Amsterdam, makan siang di Brussel dan makan malam di Paris. Hehehe.  Ninggalin Amsterdam jam 11pagi, tiba di Brussel jam 2 siang. Ada jadwal Megabus jam 18.00 berangkat dari Brussel tiba jam 22.30 di Paris. Tapi kami memilih naik bus jam 01.25 tiba jam 6 pagi supaya bisa maksimal waktu day trip di Brussel dan sekalian nginap di bus menghemat biaya.

Di Paris cuman sehari saja. Sesuai dengan kesepakatan untuk kota yang sudah pernah saya kunjungi cukup dijatah satu hari saja. Yang penting bagi first timer, sah ke Eropa bila sudah berfoto dengan Eiffel yang asli. 3 tahun lalu, saya pernah disini 3 hari dan puas mengunjungi hampir semua tempat yang direkomendasikan. Udah naik tangga di Menara Eiffel, ke Louvre Museum, ke istana Versailles seharian, ke Galeri Lafayettes dan masih banyak tempat yang lain. Yang belum adalah Moulin Rouge karena gak nemu dan Disneyland karena emang gak niat kesana. Continue reading