Rental mobil di Beijing

Si adek nanya, “Ma, kita nginap dibandara lagi gak di Beijing?

“Gak, sayang. Kita langsung ke hostel saja, nanti kita ada yang jemput,” kata saya.

Yahh, dengan nada sedikit kecewa. Katanya lagi, enak tinggal di bandara. Dingin, bisa jalan-jalan dan ada wifinya.

Hehehe.  Senangnya, ternyata anak-anak juga menikmati pengalaman nongkrong di bandara. Sudah beberapa kali ngetrip sama anak-anak, menyisipkan pengalaman nongkrong di bandara seperti di Incheon Airport (Seoul), Kansai airport (Osaka), dan LCCT (Kualalumpur). Selain bandara pernah juga di KL Sentral & Penang Sentral di pagi-pagi buta.

Untuk trip di Beijing saya memilih rental mobil saja untuk penjemputan di bandara dan keliling Beijing selama 2 hari. Hitungannya gak terlalu mahal meski tetap lebih murah jika naik transportasi umum di Beijing. Ongkos MRT/bus sekali jalan berkisar 2-4yuan (1 yuan=IDR 2000). Murah. Dari airport ke kota naik kereta cuma sekitar 50ribu rupiah. Cuman naik transportasi umum, harus jalan kaki lebih banyak. Grup trip yang ini sih sebenarnya sudah teruji tahun lalu saat jalan ke Tokyo dan Osaka dimana kita 100% pake transportasi umum. Kali ini saya pengennya lebih nyaman untuk semua secara biaya hidup di China jauh lebih murah dibanding waktu ke Jepang.  Continue reading