22 JANUARY

Hari ini saya ulang tahun, yang paling duluan ngucapin selamat ulang tahun adalah Pak Mansur teman kantor via sms, Pak Kurnia via Facebook, setelah itu seabreg sms n pesan dinding facebook memberikan doa dan harapan. Thanks ya untuk semua ucapan selamat ulang tahunnya.

Di rumah, ada tradisi bahwa setiap ulang tahun adalah minimal ada kue ulang tahun bikinan sendiri. Jadi mulai saya, papanya aya, aya, dede n kajol. Sekalian belajar bikin kue, tapi kok gak mahir-mahir juga ya. Tapi gpp, daripada gak ada. Untuk mengatur waktu pembuatannya, 2 hari sebelumnya saya udah bikin cake-nya, cake coklat dibelah jadi 2 kemudian diisi vla bagian tengahnya. Kemarin, saya sisa menghias kuenya dengan whip cream n coklat serut.

Untuk kantor, saya bikinin juga doughnut satay, yaitu 3 mini donat yang dijadikan 1 dengan tusuk sate. Harusnya sih bikinnya pagi sebelum ke kantor, namun karena hari itu hari jumat, ada aturan bahwa yang terlambat >7.15 denda membelikan teh botol untuk seluruh karyawan, maka bikinnya malam sebelumnya. Kemudian baru dihias pagi-pagi sekali.

Dikantor, gak bisa gak harus siap-siap mentraktir, pada hari jumat, kebetulan jadwalnya makan bubur manado setelah main volly. Dan sorenya, akan ada briefing dari Pak Inas Kakanwil sekalian makan malam di Winners. Jadi traktirannya sepakat hari senin aja.

Pada saat briefing, dapat hadiah ulang tahun dari Pak Inas. Horeee. Sempat mo diceburin di kolam tapi dengan muka memelas, saya bilang saya lagi haid jadi gak enak kalo diceburin (emang beneran haidnya, tapi  udah selesai hihihi) n berhasillll gak jadi.

Hari Sabtu, saya, Pak Arief, Pak Alias, Pak Mansur, Pak Inas, Pak Hafid n Pak Toni ke Tg Karang, P’ Inas mau mancing. Saya sih gak mancing, selain alatnya terbatas, kayaknya saya gak hoki mancing, mau tapi sebel juga kalo ikan gak ada yang nyangkut.

Saya lebih senang menikmati angin laut yang berhembus sepoi-sepoi, menikmati goyangan perahu oleh ombak dan desiran ombak, menikmati birunya air laut, menikmati pemandangan bawah laut dari atas perahu di tepi pantai.

Beberapa hari sebelumnya Alias n saya survey dulu di Tg. Karang itu (30 menit dari palu), karena VIP yang datang, tentu saja semuanya harus dipersiapkan lebih dahulu, termasuk mencari perahu buat mancing, beli alat mancing, baju pelampung dll. Kita sempat nanya-nanya di Prince John, resort yang ekslusive di sana. Ternyata orang local bisa lho nginap disana, kirain selama ini exclusive hanya untuk bule-bule. Harga cottagenya 450-600rb/hari. Trus bisa kursus diving (PADI), harga sekitar 4 juta untuk kursus tiap hari selama seminggu. Berbeda dengan kursus lainnya, ini langsung di laut latihannya, gak perlu di kolam renang, sertifikatnya dari Australia. Kabar baik buatku. Jadi gak perlu jauh-jauh buat kursusnya. Tapi nanti aja, setelah rencana liburanku sukses, nabung lagi buat bayar kursus n ada teman yang bisa diajak kursus bareng.

Karena nyewa perahu di Prince John itu cukup mahal, makanya kita nyari alternatif nyewa perahu sekitarnya. Setelah nanya2, kita ditunjukin rumah Om Tang yang punya perahu. Kirain orang cina ternyata setelah bertemu, orang Bugis. Klop lah, dealnya dalam Bahasa Bugis ama Alias. Harga sewa khusus hari sabtu dari jam 08.00-14.00 Rp 150rb, perahu pincara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s