I amSterdam

IMG_1653 (1)

Perjalanan Paris-Amsterdam sejauh 530km. Perjalanan mulus saja namun menjelang masuk kota Amsterdam, kami sempat salah belok 2x sehingga mutarnya juga cukup jauh.  Kami belum terlalu memahami petunjuk google maps di layar handphone. Apalagi kalo sinyal internet timbul tenggelam, kadang sudah waktunya belok tapi karena sinyal hilang kita masih lurus terus.  Kesel sih, tapi dimaklumi saja.  Namanya juga lagi beradaptasi. Ada sekitar sejam waktu yang dihabiskan untuk mutar sana dan mutar sini. Pada saat inilah kami baru menyadari bahwa mobil rental kami ada fasilitas gpsnya. Setelah itu barulah kami kembali ke jalan yang benar. Dan gak perlu tergantung sama sinyal. Sampai di hotel Double Tree by Hilton NDSM Wharf udah jam 8 malam. Masuk parkir bingung sendiri, gak ada tempat ambil struk parkir. Setelah diperhatikan, ada beberapa tombol di dekat palang dan salah satunya hotel Double Tree. Setelah dipencet barulah palang terbuka. Oalah. Kami parking di tempat parkir gabungan berbagai company yang ada di sekitar pelabuhan, namun masing-masing company udah menandai area tempat parkirnya masing-masing. Continue reading

NAIK MEGABUS AMSTERDAM-BRUSSEL-PARIS

Salah satu cara termurah keliling Eropa adalah dengan naik bus. Jika rajin memantau tiket promo, bisa dapat bus antar kota hanya seharga 1 Euro. Lebih murah dari ongkos pipis di toilet umum di Venice, hehehe.

IMG_7723

Megabus

Saya sih gak berhasil dapat tiket bus harga segitu. Amsterdam-Brussel 4.5Euro dengan lama perjalanan 3 jam, Brussel-Paris 6Euro dengan lama perjalanan 5jam. Belinya bukan pas saat tiket untuk tanggal yang saya inginkan sudah available dibeli. Mungkin pas buka pertama harganya bisa 1Euro, namun saya belinya 10hari sesudah tiket sudah available dibeli. Atau bisa jadi tergantung hari, tiket weekend cenderung lebih mahal di banding tiket weekdays. Tiket dapat dibeli 45 hari sebelum keberangkatan. Tapi harga segitu juga tetap terasa murah. Harga kebab saja 4.5Euro. Amsterdam-Brussel naik kereta paling murah 26Euro, lama perjalanan 2jam. Brussel-Paris naik kereta paling murah 52Euro, lama perjalanan 1jam 22 menit. Hematnya berasa, terlebih kami sudah tidak perlu mengeluarkan biaya nginap, karena nginap di bus Brussel-Paris. Continue reading

ZAANSE SCHAANS

IMG_7574

Tujuan berikutnya di Amsterdam adalah melihat kincir angin (windmill) orisinil di Zaanse Schaans. Gak sah ke Holland kalo gak foto di depan kincir angin. Saya pun belum pernah kesini sebelumnya. Dulu sempat berfoto dengan kincir angin di Taman Tulip Keukenhof tapi gak orisinil dalam artian tidak difungsikan sebagaimana mestinya.

Kami keluar jam 6 pagi. Udah berhitung waktu, harus balik ke hotel dan check out jam 10 pagi. Telat check out kena extra charge. Kalo check out pada saat keluar pagi itu dan nitip barang di hotel kena biaya 3Euro per pieces. Ogah. Sementara bus kami ke Brussel berangkat jam 11 pagi.

 

IMG_7668

Jump..jump…

Dari hotel naik tram ke Amsterdam Central. Ke Zaanse Schaans pilihannya bisa naik bis dan naik kereta. Semuanya dari Amsterdam Central. Naik kereta Sprinter harga tiket lebih murah 7 Euro pp, perjalanan sekitar 17menit turun di stasiun Koog Zandijg, kemudian jalan kaki sekitar 30menit (diwebsite resminya disebutkan 10 menit, ukuran jalan orang Eropa kali). Kalo naik bus Connexxion no 391 10 euro pp, perjalanan sekitar 40 menit, jalan kaki 10 menit. Kami memilih naik kereta saja, karena katanya pemandangan selama jalan kaki menuju Zaanse Schaans sangat menawan. Emang bener sih. Indah. Continue reading

HADEUH, SALAH BOOKING

20160505_223759

I am (in front of Rijks Museum)

 

20160505_220726

In front of  Hotel Leidsplein

Dengan santainya saya menyodorkan selembar email bookingan hostel StayOkay Stadsdoelen ke resepsionisnya dan ternyata dia bilang gini, “I think we have a problem with your booking, this booking was for yesterday”. Alamak. Saya balik meneliti bookingan itu. Dodol, itu check in nya tanggal 4 Mei. Tanggal itu sih saya masih otw ke Kuala Lumpur. Lemes deh. Lalu saya minta solusi. Sayangnya hari itu mereka full, 2 hostel Stayokay lainnya juga nyaris full. Hanya Stayokay Vondelpark available 3orang. Gak bisa juga karena kami berdelapan. Sama petugasnya dibantu telponin hostel lain, tapi full juga. Saya juga minta ijin pakai wifi disitu, nyari penginapan lain di booking.com. Pilihannya terbatas sekali untuk hotel disekitar situ. Saya gak pengen nyari hotel yang jauh dari pusat kota. Menurut info si resepsionis, Amsterdam emang lagi ramai terus. Tanggal 4-5 Mei adalah hari libur disana. Untungnya si resepsionis sangat membantu. Ketika saya minta referensi tentang hostel yang menurut saya murah dan strategis di booking.com, dia menawarkan hotel yang berdekatan dengan hostel itu dan menunjukkan letak hotel itu di peta. Saya lalu minta di telponin hotel itu, untuk konfirmasi harga. Mau bandingin harga online dengan harga per telpon. Beda tipis saja, beli online masih bayar lagi city tax saat check in sementara harga per telpon sudah all in 550Euro untuk berdelapan. Omg, mahalnya, hostel Stayokay  yang salah booking ini hanya 220Euro. Apa boleh buat. Si resepsionis juga menawarkan untuk memesankan 1 taxi jumbo untuk kami semua biar gak usah susah-susah nyari hotel itu. Cuma pada akhirnya juga taxi itu tetap gak bisa turunin kita persis di depan hotel karena daerah itu terlarang untuk mobil. Kita diturunkan di jalan tempat hotel ini berlokasi tapi masih sekitar 200m dari hotel itu. Continue reading

MENGURUS VISA SCHENGEN DI KEDUTAAN BESAR BELANDA

Proses bikin janji untuk datang ke kedutaan besar Belanda.

Karena kami berdelapan, awalnya di bulan Februari saya mencoba membuat appointment untuk grup. Tapi habis register, tak lama kemudian masuk notifikasi di email bahwa pendaftarannya tidak valid, appointment dibatalkan. Beberapa kali mencoba, saya nyerah dan kemudian mendaftar individual. Appointment untuk individual mulai dari jam 08.00-10.30, sedangkan appointment untuk grup mulai dari jam 14.00-16.00. Daftar individual lancar-lancar saja. Namun per 1 Ip address hanya dibatasi 4 orang, jadi yang 4 orang lain saya daftar via laptop yang ada di rumah.  Saya memilih slot jam 10.30 ( 1 slot kuotanya 20 orang). Pertimbangannya, saya berencana terbang  dari Makassar ke Jakarta pada hari yang sama jam 06.30 dan dari bandara langsung ke kedutaan. Maklum saya cuman minta cuti 1 hari saja. Berencana pengen di tanggal 28 Maret tapi rupanya kedutaan masih libur tanggal segitu, Jadi milih tanggal 24 Maret 2015 biar selesai pengajuan aplikasi visa, langsung cuss ke Bandung buat reuni ama teman-teman angkatan di long weekend. Sambil menyelam minum air, gak perlu buang duit tiket pesawat khusus buat ngurus visa. Continue reading

OUR EUROTRIP REVIEW MAY 2012

Trip kami berakhir sudah. 16hari di eropa, semakin memperkaya pengalaman travelling kami. Kami berhasil menchallenge diri kami pergi ke sana dengan cara backpacking untuk pertama kali ke Eropa.

Total 7 negara dan 11 kota yang kami kunjungi. Amsterdam (Netherland), Prague (Czech), Budapest (Hungary), Warsaw (Poland), Rome, Venice, Florence, Pisa, Milan (Italy), Lucerne (Switzerland), Paris (France). ini sedikit review kami. Continue reading

BANYAK SEPEDA ONTEL DI AMSTERDAM

IMG_3843

Sarana transportasi yang paling umum di belanda adalah dengan menggunakan sepeda. Gak ada batasan usia, batasan status, batasan jabatan dan sebagainya. Sudah pemandangan biasa, pria berdasi, wanita berjas dan menggunakan sepatu high heels bersepeda kemanapun. Anak bayi atau balita dibonceng bersepeda, sepeda diberikan kursi khusus untuk anak-anak tersebut. Pesepeda dibuatkan jalanan khusus dan parkiran khusus. Jenis sepeda pun biasa saja, kebanyakan sepeda ontel. Mereka gak jaga gengsi, dengan bersepeda menjadikan amsterdam kota yang ramah dengan lingkungan. Gak ada kemacetan dan polusi udara akibat tidak terkontrolnya jumlah kendaraan bermotor.

Ada cerita menarik yang disampaikan angel, guide sandemans free walking tour. Setiap tahunnya kurang lebih 15000 bangkai sepeda ditemukan di kanal amsterdam. Bangkai sepeda tersebut harus diangkat dan dibersihkan dari kanal agar tidak mengganggu transportasi kanal. Sebagai pendatang, angel bertanya kepada orang yang membuang sepedanya, bukan hanya 1-2 orang yang ditanya sampai kurang lebih 24 orang. Dan jawaban mereka hanya satu, sebab mereka mabuk. Yailah, kurang kerjaan banget, mabuk buat mereka jadi membuang sepeda.
Kami semula berencana untuk menyewa sepeda berkeliling amsterdam. Di hostel, tersedia penyewaan sepeda dengan 15euro per 24 jam. Namun amel gak sanggup bersepeda takut kehabisan nafas atau poso. Jiahh, padahal amel punya sepeda lho di ternate. Jadinya kami menikmati amsterdam dengan berjalan kaki.

IMG_3706

Yang mendominasi ferry di depan Amsterdam Central adalah para pesepeda

IMG_3678

Cewek cantik ber high heels dan bersepeda