Jalan-jalan di seputaran Eiffel

 

IMG_1258 (1)

Setelah menyelesaikan urusan pengambilan mobil di Europcar bandara Charles de Gaulle, kami menuju kota Paris. Ini pertama kalinya suami bawa mobil setir kiri, dia agak kagok dan saya pun sebagai navigator juga nervous. Biasalah masih penyesuaian dan masih salah jalan. Harusnya lurus saja, tapi malah belok lagi dan kembali ke tempat pengambilan mobil sewa yang tadi. Tapi kita jadi tau dimana arah jika akan kembalikan mobil nanti. Setelah itu kami mengandalkan google maps hingga sampai ke hotel. Perjalanan lancar saja, petunjuk arah pun jelas. Nanti mulai bingung lagi saat mendekati hotel mencari dimana jalan masuk ke tempat parkirnya. Setelah dapat arah yang benar kami kebingungan lagi dimana mengambil karcis parkir dan bagaimana agar pintu ke parkiran terbuka. Yang ada hanya pagar kawat, ternyata setelah mengambil karcis parkir, pintu pagar kawat pun terbuka. Oalah, hehehe.

Sebelumnya udah saya browsing dimana tempat paling murah untuk parkir mobil disekitar kami nginap. Parkir di Novotel 29Euro/hari. Tempat lain hanya sedikit lebih murah yaitu berkisar 20-25Euro. Akhirnya tetap parkir di Novotel aja, duh 500 ribu. Kita di Indonesia kalo nginap di hotel otomatis free parking kan. Di Paris, kalo mau lebih menghemat lagi, parkir di jalan setelah jam 19.00. Diatas jam 7malam sampai jam 9pagi dan sepanjang hari Minggu, parkirnya gratis. Cuman yah keamanan tidak terjamin.

Kami memilih menginap di Novotel Paris Centre Tour Eiffel karena hotel ini yang terbilang paling murah untuk hotel yang berada di dekat dengan Eiffel Tower meski tetap mahal di kantong kami. Harganya 2,4juta trus dapat diskon 20% di Ti***.com. Tanpa Sarapan. Ke Eiffel sisa jalan kaki sekitar 800meter dan dari depan hotel, Eiffel sudah keliatan. Sengaja milih hotel ini biar jadi pengalaman yang menyenangkan bagi suami dan anak-anak. Continue reading

Car Seat (Roadtrip di Eropa)

Berhubung ke Eropa bawa baby dan sewa mobil selama disana, maka baby selama di mobil wajib menggunakan car seat. Di negara maju hukumnya wajib. Bayi baru lahir belum boleh pulang dari Rumah Sakit kalo tidak punya car seat. Ada negara yang mewajibkan penggunaan car seat sampai anak tingginya 135 cm. Ada juga negara mewajibkan penggunaan car seat sampai umur tertentu, seperti Florida negara bagian AS sampai batas usia 5 tahun tapi negara bagian Virginia wajib sampai anak usia 8 tahun. Tiap negara beda regulasi. Negara seperti Kanada, pembelian car seat wajib ada sticker approvalnya, pembelian carseat di luar Kanada untuk dipakai dinegara tersebut termasuk illegal, dendanya bisa lebih mahal dari ngebut.

Sebelumnya saya tidak pernah sama sekali menggunakan carseat jika bepergian  bawa balita menggunakan mobil. Tahun lalu ke India dan sewa mobil (plus driver) selama disana, gak perlu pakai car seat. Penggunaan car seat di Indonesia masih pro-kontra mungkin karena regulasi lalu lintas kita juga belum mewajibkan penggunaan car seat atau pemahaman soal pentingnya car seat sangat minim di Indonesia. Makanya menggunakan car seat itu masih tergantung pertimbangan masing-masing orang tua. Continue reading

The Joy of Eiffel

IMG_7946

Di hari ketiga, kita udah nyampai di negara ketiga. One day one country. Sebenarnya bisa dibuat lebih dramatic seperti sarapan di Amsterdam, makan siang di Brussel dan makan malam di Paris. Hehehe.  Ninggalin Amsterdam jam 11pagi, tiba di Brussel jam 2 siang. Ada jadwal Megabus jam 18.00 berangkat dari Brussel tiba jam 22.30 di Paris. Tapi kami memilih naik bus jam 01.25 tiba jam 6 pagi supaya bisa maksimal waktu day trip di Brussel dan sekalian nginap di bus menghemat biaya.

Di Paris cuman sehari saja. Sesuai dengan kesepakatan untuk kota yang sudah pernah saya kunjungi cukup dijatah satu hari saja. Yang penting bagi first timer, sah ke Eropa bila sudah berfoto dengan Eiffel yang asli. 3 tahun lalu, saya pernah disini 3 hari dan puas mengunjungi hampir semua tempat yang direkomendasikan. Udah naik tangga di Menara Eiffel, ke Louvre Museum, ke istana Versailles seharian, ke Galeri Lafayettes dan masih banyak tempat yang lain. Yang belum adalah Moulin Rouge karena gak nemu dan Disneyland karena emang gak niat kesana. Continue reading

Ibis Budget Hotel Porte D’Orleans Paris

20160507_092416

otw Metro Porte D Orleans, latar belakang adalah hotel Ibis Budget

Busnya tiba di Paris lebih cepat 15 menit. Tempat turun Megabus hanya tempat parkir mobil di bawah jalan. Masih gelap. Minta advice sama penumpang lain yang kelihatannya orang lokal, apakah boleh mencegat taxi di sekitar tempat parkir itu. dia cuma bilang tidak mudah dapat taxi disini, tapi coba saja. Karena bingung, kami mengikuti arus penumpang yang berjalan ke stasiun Metro Bercy. Di dekat Metro itu ada halte untuk taxi. Saya memilih untuk naik taxi ketimbang naik Metro. Informasi yang saya dapatkan, naik metro 2x nyambung dan kemudian jalan kaki sekitar 500meter. Daripada ribet, apalagi kami berdelapan kan, pas untuk naik taxi berempat-berempat. Satu taxi datang mendekat, saya minta tolong dipanggilkan 1 taxi yang lain supaya bisa jalan berbarengan. Driver itu bilang, tunggu saja taxi yang lewat berikutnya. Dia akan menunggu sampai ada taxi berikutnya. Eh belum datang taxi lainnya, dia malah pergi. Jadi kami pun sepakat, berikutnya begitu dapat taxi langsung saja berangkat. Gak perlu tunggu-tungguan. Taxi dari stop-an Megabus di Bercy ke hotel ini sekitar 20Euro. Continue reading

NAIK MEGABUS AMSTERDAM-BRUSSEL-PARIS

Salah satu cara termurah keliling Eropa adalah dengan naik bus. Jika rajin memantau tiket promo, bisa dapat bus antar kota hanya seharga 1 Euro. Lebih murah dari ongkos pipis di toilet umum di Venice, hehehe.

IMG_7723

Megabus

Saya sih gak berhasil dapat tiket bus harga segitu. Amsterdam-Brussel 4.5Euro dengan lama perjalanan 3 jam, Brussel-Paris 6Euro dengan lama perjalanan 5jam. Belinya bukan pas saat tiket untuk tanggal yang saya inginkan sudah available dibeli. Mungkin pas buka pertama harganya bisa 1Euro, namun saya belinya 10hari sesudah tiket sudah available dibeli. Atau bisa jadi tergantung hari, tiket weekend cenderung lebih mahal di banding tiket weekdays. Tiket dapat dibeli 45 hari sebelum keberangkatan. Tapi harga segitu juga tetap terasa murah. Harga kebab saja 4.5Euro. Amsterdam-Brussel naik kereta paling murah 26Euro, lama perjalanan 2jam. Brussel-Paris naik kereta paling murah 52Euro, lama perjalanan 1jam 22 menit. Hematnya berasa, terlebih kami sudah tidak perlu mengeluarkan biaya nginap, karena nginap di bus Brussel-Paris. Continue reading

ABSOLUTE PARIS HOSTEL

Hostel ini bisa jadi pilihan bagus buat backpacker. Meski lokasi gak dekat stasiun kereta atau bis, tapi tranportasi lancar.

Saya milih disini karena hostel bagus dekat stasiun kereta udah fully booked. Dari stasiun Gare Du Lyon naik Metro Line 1 turun di Bastille, nyambung Metro Line 5 turun di Republique. Dari sini jalan kaki sekitar 200meter dengan berpatokan ke McDonalds. Hostel ini tepat diseberang McD. Continue reading

OUR EUROTRIP REVIEW MAY 2012

Trip kami berakhir sudah. 16hari di eropa, semakin memperkaya pengalaman travelling kami. Kami berhasil menchallenge diri kami pergi ke sana dengan cara backpacking untuk pertama kali ke Eropa.

Total 7 negara dan 11 kota yang kami kunjungi. Amsterdam (Netherland), Prague (Czech), Budapest (Hungary), Warsaw (Poland), Rome, Venice, Florence, Pisa, Milan (Italy), Lucerne (Switzerland), Paris (France). ini sedikit review kami. Continue reading

PARIS, OUR LAST STOP

Jun 3, ’12 9:56 AM untuk semuanya

Day 15 TOUR DE EIFFEL

TGV Lyria membawa kami tiba di Stasiun Gare Du Lyon setelah menempuh sekitar 4 jam dari Lucerne. Ada 3 stasiun kereta di Paris, Gare du Nord, Gare Du Lyon dan Gare Montparnasse, dari ketiga stasiun kereta sudah terkoneksi dengan sarana transportasi kota Paris. Paris memiliki jalur metro terbanyak dari seluruh negara yang kami kunjungi. Ada 13 jalur Metro, ditambah 3 jalur kereta RER yang menghubungkan paris dengan suburb dan airport. Bingung?? Pasti. Kami menuju tourist information dan bertanya bagaimana menuju Stasiun Metro Republique. Penjelasannya ringkas dan jelas, Naik Metro Line 1 turun di Bastille, nyambung Metro Line 5 turun di Republique. Kemudian memberi peta kota Paris. Dan selanjutnya kami sudah punya bayangan bagaimana memanfaatkan moda transportasi di Paris dengan jalur sebanyak itu. Stasiun Metro Republique adalah daerah dimana hostel kami berada. Ada banyak mesin tiket, namun kami memilih untuk membeli di loket sekaligus mencari informasi, bagusnya tiket apa yang harus kami ambil. One day pass named mobilis ticket for zone 1 n 2, cukup untuk kami mengelilingi kota Paris hari ini dengan menggunakan Metro, RER, Tram dan bus. Tiba di stasiun Republique, kami sempat jalan salah arah menuju hostel. Kami balik menuju Stasiun Republique dan mengambil arah yang satunya. Patokan kami adalah mencari Mcd di sekitar situ, hostel kami ada di seberang jalan depan McD. Senangnya melihat sepanjang jalan menuju hostel kami, banyak sekali restoran halal seperti warung kebab dan restoran pakistan. Continue reading