Body rafting di Green Canyon

WhatsApp Image 2021-01-20 at 21.11.08 (3)

Mengawali tahun 2021, saya mengambil cuti selama 5 hari. Biasanya cuti segitu plus 4 hari weekend sebelum dan sesudah cuti udah cukup buat saya traveling ke luar negeri. Tapi hiks, dunia masih sakit, masih berjuang melawan pandemi ini dengan segala kerusakan yang ditimbulkan. Jadi yah dinikmati saja yang ada di dalam negeri dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Emang sih baiknya di rumah aja, tapi kalo di rumah aja semua pada mager dan sibuk dengan gadget masing-masing. Si sulung sibuk dengan semua yang berbau oppa oppa BTS, si Tengah sibuk main PUBG dimana saking fokusnya, hp itu dekat banget dengan matanya, Ghazy sibuk wara wara mengganggu sambi ngomong, “boleh pinjam hp?” “boleh pinjam laptop?”, please, please. Setelah dapat, sibuklah dia nonton yutub. Jadi mending cari kegiatan di alam yang relatif sepi. Biar pada ngumpul bersama dan sekalian olahraga. Continue reading

Curug Malela, Niagara-nya Bumi Pasundan

20201227_112043_01

Jawa Barat emang surga wisata alam yang seperti tak ada habisnya. Salah satunya adalah Curug Malela. Bisa dibilang ini adalah air terjun yang tercantik di Jawa Barat sehingga sering disebut Little Niagara atau mini air terjun Niagara yang ada di Amerika sono. Cuman memang gak mudah menuju Curug Malela. Dari Bandung, untuk sampai kesini bisa menghabiskan waktu 3 jam perjalanan padahal jarak tempuh hanya 77km. Plus ditambah harus trekking sejauh 1,2km untuk sampai di kaki air terjun. Continue reading

Nge-bolang di Bukit Jamur Rancabolang

IMG-20201226-WA0212

Googling tempat yang belum dikunjungi untuk pilihan tempat jalan-jalan saat libur natal, pilihan jatuh ke Curug Malela dan Bukit Jamur Rancabolang. Curug  Malela adalah air terjun yang sering disebut juga Mini Niagara atau Little Niagara. Saya bilang sih sepertinya ini curug yang paling bagus di Jawa Barat. Bukit Jamur adalah bukit yang dimana banyak pohon  cemara yang daunnya dipangkas menjadi berbentuk jamur dan kesana melewati perkebunan teh yang indah. Cuman karena udah siang baru searching-searching, makanya saya putusin ke Bukit Jamur yang waktunya lebih pendek dan effortnya lebih sedikit dibanding ke Curug Malela. Continue reading

Bencana Palu

Lagi ngecek-ngecek draft tulisan yang jumlahnya 30 draft, ceritanya pengen bersih-bersih. Menghapus draft yang sudah gak update ataupun cerita nanggung. Eh nemu tulisan ini. Kenapa gak terposting ya waktu itu? Saya posting aja sebagai kenang-kenangan di masa itu. Posting apa adanya, gak ada yang ditambah ataupun di kurangi.
Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Tiada yang tau rahasia Allah. Jumat, 28September terjadi bencana gempa, tsunami dan liquifaksi di Kota palu dan sekitarnya (sigi dan donggala).

Continue reading

Ke Ambon di masa Covid

20200724_085046

Penerbangan perdana di masa Covid adalah dinas ke Ambon. Ada technical meeting yang harus dihadiri soal renovasi gedung kantor. Di kantor, baru saya yang memulai untuk terbang melakukan perjalanan dinas. Udah pada disuruh dinas, tapi semuanya menghindar hehehe. Padahal 4 bulan sudah masa covid, saat itu sudah mulai diminta untuk adaptasi new normal. Masih deg degan sih untuk melakukan perjalanan, tapi bismillah saja.  Soalnya ini penting juga, gak bisa ditunda-tunda. Continue reading

Masih sempat ke Ora Beach

20200214_06570920200214_10372120200214_12021720200214_12534920200214_15191420200214_16135020200214_16383620200214_16424420200214_19380820200214_19503420200215_10380920200215_10413220200215_104151
Bersyukur tahun ini masih sempat jalan-jalan tenang sebelum covid-19 melanda. Januari ke Ora Beach dan Turki, Februari ke Mamuju dan ke Hanoi. Jalan-jalan domestik sebenarnya sekalian dinas. Bidang saya dan bidang lain kolabs mengadakan pertemuan teknis di Ambon dan setelahnya saya dan beberapa orang extend untuk ke Ora Beach. Di awal sebenarnya agak ragu, cukupkah waktunya berangkat Jumat pulang Minggu pagi ke Makassar. Namun bro Alias, kakacab di Ambon meyakinkan itu memungkinkan dan kami disupport kendaraan plus drivernya. Thank you bro. Continue reading

Rujak Cingur di Bandung

Ini adalah salah satu makanan favorit saya dari dulu. Cuman di Makassar gak banyak tempat yang jual. Begitu pindah Bandung sejak sebulan lalu, yang saya hunting pertama kali adalah rujak cingur. Minimal sekali seminggu, wajib makan ini. Sering tuh, kalo saya bilang saya suka rujak cingur, ditanya balik tau gak cingur itu apa. Ya taulah congornya sapi alias mulut sapi. Emang kenapa? hehe. Cingur yang bagus itu adalah yang bersih dan putih. Rujak cingur merupakan makanan khas traditional Jawa Timur. Rujak cingur merupakan gabungan rujak buah (nanas, timun, mangga, bengkuang), sayur (kangkung, toge, tahu, tempe) dan irisan cingur kemudian dicampur dengan saus kacang plus petis.

Continue reading

Pengalaman ikut Lomba Marathon Stand Up Paddle

kayak-marathon-tirto-mico-7_ratio-16x9

Sumber foto: dari sini

Tetiba ada email konfirmasi keikutsertaan Belitong Geopark International Stand Up Paddle & Kayak Marathon 2019 (BGISKM) yang masuk di email. Rupanya PIC Stand Up Paddle (SUP) di Kantor Pusat yang mendaftarkan. Dalam lomba tersebut ada tiga kategori yang dilombakan, Stand Up Paddle (terbagi lagi subkategori Marathon dan Race), Kayak Marathon, Traditional Canoe. Saya di daftar di 2 subkategori Stand Up Paddl: Marathon dan Race. Pengalaman main paddle baru seiprit udah didaftarin lomba. Hehehe. Anggap saja ini kehormatan ditugaskan sebagai peserta lomba. Lomba ini sudah memasuki tahun kedua dan masih dipusatkan di Tanjung Kelayang Belitong.

Lomba SUP Marathon hari minggu, kami datang sejak hari Kamis sore. Hari Jumat pagi, latihan sekalian mengecek rute marathon. Rute Kayak Marathon start dermaga tanjung Kelayang, Pos 1 Batu Haji, Pos 2 Pulau Babi Kecil, Pos 3 Batu Berlayar dan kembali ke dermaga Tanjung Kelayang dengan jarak 8km. Medannya cukup berat, di pagi itu angin cukup kencang dan di beberapa area ada yang dangkal tapi penuh dengan terumbu karang. Lumayan capeknya dan kita selesai latihan sekitar tengah hari. Sorenya kita ikut pembukaan BGISKM secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Babel. Continue reading

Menjadi Host Airbnb

host (2)

Host Teladan

Saya udah lama jadi member airbnb. Airbnb adalah semacam situs booking akomodasi tapi yang ditawarkan lebih beragam seperti rumah pribadi/apartment/hostel/rumah kebun dan sebagainya. Setiap kali traveling, saya juga tetap melihat-lihat akomodasi yang ada di airbnb. Sekalian bandingin harga dengan penyedia situs online lainnya. Sudah pernah booking juga apartment di London tapi beberapa saat kemudian hostnya minta reservasi dibatalkan dengan alasannya salah memberi harga. Memang sih murah, apartmentnya mewah dan di pusat kota. Makanya tanpa berfikir panjang langsung saya booking. Akibat pembatalan tersebut, saya mengalami kerugian selisih kurs sekitar 200ribu. Refundnya 100%, tapi kurs dollar pada saat pengembalian lebih rendah dibanding pada saat saya booking. Saya sempat komplain ke airbnb namun tidak ada tanggapan. Continue reading

Out of COT (MBM 2019)

Tadinya mau kasih judul ‘Finish tapi bukan Finisher’. Namun setelah ngecek Race Result MBM (Maybank Bali Marathon) ternyata Finish tapi gak dapat COT (Cut Off Time) itu statusnya adalah DNF (Do Not Finish). Hiks sedih. Cut Off Time untuk Half Marathon 3jam 30menit, sementara saya finishnya 3jam 45menit. Beda 15menit saja.

Ini kali pertama saya mengikuti event run dan sekali daftar buat ikut Half Marathon. Road to MBM 2019 baca disini. Saya dibilangin COT nya 4 jam untuk Half Marathon. Pas ngambil race pack baru tau ternyata COTnya 3jam 30 menit. Duh padahal rutenya tanjakan. Ya udahlah the show must go on. Continue reading