ZIARAH KE GUA HIRA

20160120_094626

nyantai di Jabal Nur

Saya paling bersemangat ketika Ustad Imam, muthawwif kita ngajaki ke Jabal Nur, tempat Gua Hira berada. Biar umrah kali ini ada nuansanya. Karena ini tidak termasuk dalam city tur travel. Yang berminat ada 7orang dari rombongan kami termasuk suami dan Aya. Tidak banyak yang ikut sudah keder duluan melihat Jabal Nur saat city tur sehari sebelumnya. Ke Jabal Nur, kami sewa taxi, ngambilnya di dekat hotel kami di daerah Misfalah. Aman, ada Ustad Imam yang nawar taxinya. Hanya 5real per orang sekali jalan, taxinya Innova pas lah buat kami bertujuh.

20160120_092442

di Jabal Nur dengan pemandangan Kota Makkah

Continue reading

Advertisements

REALISTIC RESOLUTION

1913311_10205978078673548_8240607781002860353_o

stock buku-buku yang belum dibaca. Udah lama dibeli, tapi belum sempat dibaca

Memasuki tahun 2016, kali ini saya punya resolusi yang tertulis. Pengen coba untuk mewujudkannya dan pengen coba melakukan evaluasi di akhir tahun.  Dulu-dulu gak serius memikirkannya, jadi gak jelas juga apa hasil dan evaluasinya. Nah ini, saya coba bikin resolusi pake prinsip SMART, terinci (Spesific), dapat diukur (Measurable), dapat dicapai (Achievable), Realistis (Realistic), berbatas waktu (Time Frame).

Tesis selesai sebelum bulan Maret. Ini jadi top priority. Udah kelamaan gak kelar-kelar. Dulu narget selesai di bulan Juni tahun lalu, kemudian tertunda terus. Saya masih lebih fokus ke urusan berkaitan dengan orang banyak seperti kinerja kantor dan travelling. Gak bisa lagi ngatur fokus untuk hal yang berkaitan kepentingan pribadi. Travelling mengalahkan keinginan penyelesaian tesis ini karena saya jalan berombongan dan saya trip leadernya. Padahal sadar bahwa argonya jalan terus. Entah berapa kali SPP yang harus saya bayar nih. Saya udah selesai kuliah tatap muka sejak setahun lalu, cuman tesisnya gak dikerja. Semangatttt.

Sukses travelling. Travelling tetap jalan terus dong. Saya gak bisa kalo gak punya stock tiket. Januari ini, mau umrah mandiri (umrah backpacker), beli tiketnya persis setahun lalu. Mei, juga udah punya tiket, belinya juga di tahun lalu. Dan saya masih pengen hunting tiket buat berangkat di bulan Oktober, tujuannya tergantung tiket promo apa yang didapat. Bisa jadi ke Beijing, New Delhi, Maldives ataupun tempat lainnya. Dan berharap bisa dikasih cuti dengan mulus dangak ada kendala kerjaan dan diklat di tanggal-tanggal bertepatan dengan tiket yang sudah terbeli. Trus mudah-mudahan terwujud juga pergi ke Gunung Kelimutu, Labuan Bajo, Derawan atau Karimun Jawa. Minimal 2 tempat diatas dalam tahun ini.

Continue reading

MENCARI KETENANGAN DI RAMMANG-RAMMANG KARST

1486106_10201778473646502_4222171037400221084_o


Daerah ini menjadi trending topic bagi penyukajalanjalan di Makassar. Letaknya pun tak jauh dari kota Makassar, hanya sekitar 32km masuk dalam wilayah Kabupaten Maros. Menuju ketempat ini juga tak sulit, berkendaralah sampai hampir perbatasan Maros-Pangkep, belok kanan begitu ketemu pertigaan dimana Semen Bosowa Maros berlokasi, kemudian tak lama akan ketemu jembatan dimana disitulah titik point menuju Rammang-rammang Karst. Continue reading

JELAJAH 3 PULAU

Salah satu kenikmatan mutasi adalah bisa mengenal daerah-daerah baru. Sewaktu di Manado, saya berkesempatan untuk mengunjungi ibukota dari 3 kabupaten kepulauan yang ada di Sulawesi Utara. Kepulauan Sitaro (Siau, Tagulandang, Biaro), Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud. Pulau Miangas sebagai pulau terluar dari Indonesia yang berbatasan langsung dengan wilayah Philippines termasuk dalam gugusan Kepulauan Talaud. Jarak P Miangas sendiri dari Melonguane ibukota Kep. Talaud masih sangat jauh kira-kira 1 1/2 hari naik kapal laut perintis yang jadwalnya hanya ada 2x sebulan. Diawal kepindahan ke Manado, saya udah membayangkan bisa nyebrang ke Davao (Philippines) dari Manado, Continue reading

BLUE MOUNTAIN#31 MAY 2014

Jangan seperti kami yang telat berangkat dari Sydney, jadinya gak enjoy berada di Blue Mountain. Perjalanan ke Blue Mountain butuh waktu sekitar 3-4 jam. Lagi ada pemeliharaan stasiun kereta rute ke Blue Mountain pada hari kami kesana, sehingga disarankan naik kereta sampai ke kota Blacktown dari situ nyambung-nyambung dengan bus, padahal semestinya bisa naik kereta sampai ke Katoomba, kota kecil yang terdekat dengan Blue Mountain. Jam 10 keluar dari hostel baru tiba sekitar jam 2 di Blue Mountain. Gak banyak waktu untuk berkeliling, padahal banyak aktivitas yang bisa dilakukan disini: trekking the Giant Stairway, jelajah Jenolan Caves,  scenic skyway di ketinggian 270 m (dinyatakan sebagai kereta gantung tertinggi di Australia, scenic walkway sejauh 2,4km, scenic cableway (kereta gantung dengan kapasitas 84 orang), melihat air terjun Gordon Falls & Katomba Falls. Praktis selama 2 jam  kami hanya ke Echo Point yaitu view point untuk menikmati pemandangan The Three Sister dan ke Scenic World. Padahal saya kepengen trekking.

Dari Katoomba, ada bus untuk berkeliling sekitaran Blue Mountain, gratis sepanjang ada kartu My Multi3. Ada juga Blue Mountain Explorer yang berbayar. Kuatir ketinggalan bus dan kemalaman, kami segera balik menuju Sydney.

2014-05-31 13.37.45

berbagai macam sarana disediakan, mulai dari jalur jalan kaki (walkway), jalur kereta gantung (cableway), jalur kereta (railway) dan jalur skyway

Menurut saya Blue Mountain dengan air terjunnya itu biasa saja jika dibandingkan dengan gunung-gunung dan air terjun yang ada di Indonesia yang lebih beraneka ragam dan unik-unik. Namun mereka (pemerintah Australia) mampu membuat hal yang biasa menjadi bernilai tinggi. Kita kalah dalam hal promosi, minimnya sarana dan prasarana, dan orang-orang kita masih kurang peduli untuk menjaga sarana prasarana yang ada.

JALAN-JALAN KE JEJU ISLAND

971129_10200421212435365_652434630_n

Melihat banyak yang melirik postinganku tentang Korea, saya jadi kepingin menambah informasi seputar jalan-jalan ke Jeju Island yang belum sempat ditulis.

1. Untuk ke Jeju, banyak pilihan moda transportasi dari Seoul antara lain naik pesawat, naik bis nyambung ferry ataupun naik kereta nyambung ferry. Yang paling praktis adalah naik pesawat, sejam sampai di Jeju. Harganya gak begitu mahal, apalagi perginya bukan pada waktu weekend. Penerbangan ke Jeju banyak sekali, bisa dicek di mesin pencari http://www.skyscanner.com. Saya memilih terbang dengan Eastarjet dengan pertimbangan murah termasuk bagasi 15kg, dan websitenya mudah dimengerti. Selain itu bisa dicancel tanpa fee sama sekali sepanjang jenis tiketnya discounted fare/normal fare dan pembatalannya kurang dari 7 hari sebelum tanggal keberangkatan. Waktu itu karena ada perubahan itinerary, saya melakukan pembatalan kemudian beli ulang. Hebat ya, refundnya langsung kembali lho di kartu kredit. Harga tiket yang saya jadi beli  Rp 745ribu pp berangkat sabtu pulang senin Sebenarnya ada yang lebih murah seperti Jin Air, namun hanya bisa dibeli sama yang ngerti bahasa Korea. Jin Air khusus domestik, gak ada pilihan bahasa ke Bahasa Inggris. Continue reading