Ibis Budget Hotel Porte D’Orleans Paris

20160507_092416

otw Metro Porte D Orleans, latar belakang adalah hotel Ibis Budget

Busnya tiba di Paris lebih cepat 15 menit. Tempat turun Megabus hanya tempat parkir mobil di bawah jalan. Masih gelap. Minta advice sama penumpang lain yang kelihatannya orang lokal, apakah boleh mencegat taxi di sekitar tempat parkir itu. dia cuma bilang tidak mudah dapat taxi disini, tapi coba saja. Karena bingung, kami mengikuti arus penumpang yang berjalan ke stasiun Metro Bercy. Di dekat Metro itu ada halte untuk taxi. Saya memilih untuk naik taxi ketimbang naik Metro. Informasi yang saya dapatkan, naik metro 2x nyambung dan kemudian jalan kaki sekitar 500meter. Daripada ribet, apalagi kami berdelapan kan, pas untuk naik taxi berempat-berempat. Satu taxi datang mendekat, saya minta tolong dipanggilkan 1 taxi yang lain supaya bisa jalan berbarengan. Driver itu bilang, tunggu saja taxi yang lewat berikutnya. Dia akan menunggu sampai ada taxi berikutnya. Eh belum datang taxi lainnya, dia malah pergi. Jadi kami pun sepakat, berikutnya begitu dapat taxi langsung saja berangkat. Gak perlu tunggu-tungguan. Taxi dari stop-an Megabus di Bercy ke hotel ini sekitar 20Euro.

Hotel Ibis banyak sekali bertebaran di Paris. Dalam 1 lingkungan Porte D’Orleans saja ada tiga hotel Ibis, Hotel Ibis (premium), Ibis Style Hotel, Ibis Budget Hotel. Dan di situs pencari hotel, harga hotel Ibis khususnya Ibis Budget sangat ramah di kantong. Termasuk kategori lowest price. Lebih murah dari harga nginap per orang di hostel. Rata-rata hostel itu lokasinya yang sangat strategis, biasanya di pusat kota dan dekat dengan sarana transportasi umum. Dulu saya nginap di Absolute Hostel 29 Euro/per orang/permalam dalam kamar isi 4 orang termasuk sarapan(baca disini). Ibis Budget ini hanya 66 Euro/kamar isi 3 orang atau 22Euro per orang tanpa sarapan. Kalo dirupiahkan totalnya 2.8juta untuk 8 orang semalam.

Bagaimana memilih Ibis Budget dari sekian banyak yang ada di Paris? Kalo saya pertimbangannya adalah akses menuju ke hotel harus aman. Baca review yang banyak, untuk review saya suka referensi dari tripadvisor. Ibis Budget yang paling murah ada di Montmartre, namun di reviewnya banyak yang mengatakan hotel ini berada di lingkungan yang kurang nyaman. Saya sendiri pun sudah pernah pergi ke daerah ini sewaktu jalan menuju Sacre Coeur. Sepanjang jalan dari metro ke Sacre Coeur, banyak orang hitam di pinggir jalan. Bukan bermaksud rasis ya, tapi berada di lingkungan homogen rasanya aneh, menimbulkan perasaan gelisah dan kurang nyaman.  Saya jadi tegang dan sangat waspada. Dan memutuskan gak lama berada di Sacre Coeur. Perasaan seperti ini juga saya rasakan sewaktu berada di daerah Little India Singapore pada minggu sore dimana pemuda India pada berkumpul di jalan, saya dan teman saya berjalan di tengah-tengah mereka. Udah gitu tatapannya seperti aneh, tapi mungkin saya yang harus belajar menyesuaikan dan meminimalisir perasaan itu.  Dont judge the book by it’s cover. Cuman ya  lebih baik kita cari tempat yang membuat kita merasa aman dan nyaman.

Plusnya hotel Ibis D Porte Orleans adalah gak strict soal check in. Kami tiba jam 07pagi disana, menunggu sebentar untuk penggantian petugas reception. Sama petugas yang baru, kami langsung diberikan kamar meski baru 2 kamar. Kamar yang satu lagi nanti sore diberikan. Lumayan banget, bisa istirahat sambil menunggu yang lain mandi. Di review di trip advisor juga sempat disebutkan hal ini. Namun kalopun tidak dikasih early check in, di hotel ini juga bisa nyimpan koper sebelum check in secara gratis.

20160507_092050

Hotelnya bersih dan minimalis. Kamarnya pun juga begitu, tidak terlalu luas tapi namanya saja hotel budget. Persis foto yang ada di website sendiri ataupun di situs pencari hotel. Untuk yang sekamar bertiga, modelnya 1 tempat tidur double + 1 bunk bed diatas tempat tidur double. Kamar mandi dan toilet terpisah. Tidak ada kunci yang diberikan hanya kode 6digit yang dimasukkan saat mau masuk kamar. Sayang penggunaan listrik dibatasi, jadi yang bawa pemanas air, hair dryer ataupun rice cooker bakal gigit jari. Saya sempat mencolok travel cooker saya yang menyebabkan daya listriknya turun. Melapor ke reception kenapa gak bisa mencharger handphone sementara lampu tetap bisa menyala. Ternyata power listrik turun karena  ada alat elektronik dengan daya besar.

Dari hotel ke Metro terdekat, tidak susah kok hanya menyusuri jalan tanpa belok-belok sampai ketemu plang Metro. Didekat Metro ada penjual buah murah, sama bendahara dibelikan pisang dan apel dibagi satu persatu.

Kami cuman sehari di Paris. Jam 6 pagi keesokan harinya kami udah ke bandara naik taxi. Saya minta tolong di pesankan taxi sama recepsionist. Dia menyarankan lain kali sebaiknya pesan sehari sebelumnya, katanya taxi di Paris agak susah. Taxi yang dipesankan tidak berargo, agak deg-degan juga selama perjalanan. Jangan-jangan bakal kena getok. Toleransi bayar saya maksimal 70Euro, kalo lebih dari itu saya bakal ngomel-ngomel. Hehehe. Dari taxi fare estimator, perkiraan taxi 45-50Euro. Sebenarnya pengen order sendiri pake Uber, tapi takut komunikasi gak nyambung apalagi saya tetap pake kartu SIM Indonesia, ogah bayar roaming. Sampai di bandara bayar 67Euro. Alternatif lainnya naik Metro nyambung RER B 1.8Euro+9.75Euro/orang.

Advertisements

2 thoughts on “Ibis Budget Hotel Porte D’Orleans Paris

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s