MENIKMATI PRAGUE DENGAN BERJALAN KAKI.

Day 5

Angin dingin segera menerpa kami, saat berjalan keluar hostel. Kaget juga kami karena kami hanya mengenakan pakaian selapis tanpa jaket, kirain suhunya sama hangatnya dengan tadi malam. Memang masih pagi banget sekitar jam 6.30 pagi.

Kami mengejar suasana sepi pagi hari dan kejar tayang menuju tempat turistik. Efektif hanya sehari saja untuk menikmati prague ini. Ada banyak banget tempat tujuan wisata. Museum banyak sekali di prague ini, museum nazi, museum sex machines, museum nasional, kafka museum, toy museum dan masih banyak lagi. Kami tidak mengunjungi museum, butuh banyak waktu. Pengen ke museum komunis, sayangnya baru tau di sore hari kalau ada museum ini. Kami menyusuri pinggir sungai sampai ke charles bridge. Pemandangan indah perpaduan sungai, charles bridge, castle dan bangunan khas eropa berpadu menjadi satu. Charles bridge sepi dan hening. Katanya sih jam 10-an keatas penuh sesak dengan turis. Kami menuju prague castle melewati st nicholas:-)church. Jalan ke:-)prague castle cukup mendaki. Kami mampir di mcd, beli cappucino, croissant n cheese cake sekalian ke toilet. Di dalam prague castle penuh dengan bangunan:-)bersejarah yang indah. Kami mengelilingi castle dan turun lewat tangga yang lain. Kami lalu menuju Old town square. Old town square semacam alun-alun. Kita bisa:-)berkeliling dengan kereta kuda jaman dulu,:-)atau sekedar nongkrong, melihat astronomical clock. Ada street market tempat menjual souvenir khas prague, harganya sedikit lebih murah dibanding di toko souvenir. Prague juga terkenal dengan perhiasan batu permata dan bohemia crystal, tapi kami tidak tertarik untuk membeli dan mengurusinya sampai pulang ke indonesia. Perjalanan kami masih panjang, kami menghemat biaya dan mencoba untuk tidak menambah ransel. Kami hanya membeli gantungan kunci sekedarnya. Gantungan kunci harganya lumayan juga lho, kalo di singapore 18 gantungan kunci 10sgd atau 70rb, disini baru dapat 3 gantungan kunci. Dari sini Kami mencari hard rock cafe. Setelah belanja 1 baju kaos, Kami lalu mencari jalan pulang menuju hostel. Paling lambat jam 12siang kami sudah harus check out dari kamar itu dan berpindah ke kamar lainnya. Lama kami berputar putar mencari arah pulang, 3 orang yang kami tanya memberikan petunjuk yang berbeda beda. Dan kemungkinan kami disorientasi arah. Jalan jalan disana meski kelihatannya searah belum tentu akan ketemu di jalan yang sama. Ternyata jalan menuju hostel yang kami cari itu sudah kami lalui dan berada di dekat street market tempat kami belanja. Kami sampai di hostel sekitar jam 1 siang. Total kami jalan sekitar 5,5 jam dan itu membuat kami capek banget. Kami bertemu ibu ibu dari indonesia, mereka bercerita bahwa:-)mereka ikut city tour, ternyata berbeda dengan city tour kebanyakan, biasanya naik turun bus, di prague mereka hanya didrop di satu titik kemudian tournya dengan berjalan kaki ke semua tempat wisata.

Kami istirahat meluruskan kaki, jam 5 sore kami jalan kembali. Tujuannya adalah ke dancing house dan melihat charles bridge di malam hari. Kami mencoba ke emauzy monastery, tapi memutuskan tidak masuk. Rasanya pasti aneh bagi kami dan mereka yang ada di biara itu, kami yang berjilbab ini masuk biara, hehehe. Kami ke charles bridge naik tram. Ternyata tramnya gak pake bayar, tau begitu kemana mana pake tram saja. Supir tram tidak menyediakan tiket, dan saya memperhatikan sama sekali gak ada yang menggunakan kartu langganan atau beli karcis single. Naik dan turun begitu saja. Karena masih sore, kami mencoba mencari es krim yang direkomemdasikan di peta, cream and dream. Letaknya didalam lorong jalan persis di depan charles bridge. Ternyata es krim turki. Harganya 50 czk untuk ice cone ukuran small. Rasanya lumayan tapi enakan magnum walls. Disebelahnya ada doner kebab harganya 99czk. Saya mencoba 1 burger kebab ayam, lebih nikmat kebab baba rafi rasanya.

Waktu berjalan lambat, meski udah keliling di sekitar charles bridge, keluar masuk ke toko souvenir hanya untuk melihat lihat, nongkrong di charles bridge, tetap saja senja belum berganti malam. Padahal udah jam 20.30 waktu praha. Capek menunggu, kami pulang menuju hostel dengan jalan kaki kurang lebih 30 menit.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s