Kalau hanya punya satu hari untuk jalan-jalan di Kazakhstan, ada pilihan trip seru yang nggak boleh dilewatkan, one day tour ke Charyn Canyon, Charyn River, Moon Canyon, Black Canyon, dan Kolsay Lake. Dalam sehari, bisa merasakan kombinasi panorama luar biasa: tebing-tebing megah, sungai deras, lembah berbatu, hingga pengalaman unik berjalan di atas danau yang membeku.
Trip ini kami pesan melalui K.K. Tour, tur lokal yang cukup populer di Almaty dan direkomendasikan oleh banyak traveler Indonesia. Harganya sangat terjangkau — untuk trip 5 lokasi ini sekitar 12.000 Tenge (sekitar Rp372.000). Pilihannya banyak dan bisa dicek langsung di akun Instagram mereka. Satu hal yang perlu dicatat, mereka tidak menerima pemesanan jauh-jauh hari. Jadi malam pertama tiba di bandara Almaty, saya dan dua teman langsung meluncur ke kantor mereka untuk booking tur H+2 dan sekalian bayar di tempat.
Dari Almaty Menuju Charyn Canyon
Perjalanan dimulai jam 6 pagi dari Almaty. Jarak ke Charyn Canyon sekitar 200 km dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam. Bus yang digunakan berkapasitas 40 seat, dengan dua orang guide yang menjelaskan dalam bahasa Rusia dan Inggris. Meski perjalanan panjang, jalanan mulus dan pemandangan di sepanjang rute cukup menghibur, padang rumput luas, pegunungan bersalju di kejauhan, dan desa-desa kecil khas Kazakhstan.
Perhentian pertama kami adalah Charyn Canyon, yang sering dijuluki Grand Canyon mini versi Asia Tengah. Tebing-tebing merah kecokelatan menjulang dengan bentuk unik hasil erosi ribuan tahun. Saat itu permukaannya diselimuti sisa salju musim dingin, menambah dramatis warna alamnya. Kami berjalan kaki menelusuri dasar lembah sejauh 2,5 km menuju Charyn River, sungai berair hijau toska yang mengalir di antara tebing batu. Perjalanan pulang ke parkiran kami naik truk bak terbuka dengan kursi besi di tengahnya, cukup seru hanya sekitar 1 USD per orang.
Moon Canyon & Black Canyon
Selanjutnya kami menuju Moon Canyon. Namanya bukan tanpa alasan, bentuk batuannya halus dan berlekuk-lekuk seperti permukaan bulan. Tak jauh dari situ, ada Black Canyon yang justru kontras dengan warna batuan hitam pekat. Jika Charyn Canyon memukau dengan rona kemerahan dan Moon Canyon terlihat lembut, Black Canyon memberi kesan misterius dan kuat. Kombinasi tiga canyon ini benar-benar menampilkan wajah alam Kazakhstan yang beragam dan unik.
Makan Siang di Desa Kazakhstan
Waktu makan siang kami berhenti di sebuah rumah makan sederhana di pedesaan. Saat perjalanan menuju rumah makan, peserta sudah diminta memilih menu: manti (pangsit rebus isi sayuran dan daging) atau sorpa (sup kaldu daging dan sayuran). Jujur saja, rasanya kurang cocok di lidah, agak hambar dan tidak terlalu gurih. Tersedia air panas dan teh sachet gratis. Sayangnya, fasilitas toiletnya kurang memadai. Letaknya di belakang rumah makan, bersebelahan dengan kandang kuda, dan hanya berupa lubang WC tanpa air. Saya yang sudah kebelet terpaksa menggunakan air minum di tumbler.
Kolsay Lake: Danau yang Membeku
Puncak dari perjalanan ini adalah kunjungan ke Kolsay Lake, sekitar dua jam perjalanan dari kawasan canyon. Danau ini terkenal dengan air birunya yang dikelilingi hutan pinus dan pegunungan Tian Shan. Tapi saat kami datang di awal musim semi, danau masih membeku total! Di sinilah bagian paling seru, kami berjalan di atas permukaan es, berfoto, bahkan sempat tidur-tiduran di atas danau sambil tertawa-tawa menikmati dinginnya udara pegunungan.
Sekitar pukul 22.00 malam kami tiba kembali di Almaty.





Leave a comment