LUPA LAGI

Hadeuh…. untuk kesekian kalinya saya lupa pake helm dari rumah ke kantor. Bener-bener lupa, yang pertama kali dan keduakali baru nyadar pas hampir sampai di kantor. Yang hari ini nyadarnya di tengah jalan. Mau balik rumah ambil helm, pasti telat tiba di kantor, secara baru 5 hari kerja di bulan Agustus, telatnya sudah 3x. Bakal dianggap pelanggaran ringan jika sampai 5x dalam 1 bulannya. Mau terus, parno sama polisi namun akhirnya sy memutuskan untuk terus, tapi lewat lorong-lorong yang sy belum pasti akan tembus ke jalan besar. Dan benar saja, sempat nyasar dikit. Di persimpangan jalan besar itu, ada 2 polisi sedang mengawasi arus lalu lintas, dan untungnya dipersimpangan jalan itu ada showroom motor yang halamannya bisa dilewati sehingga lewat di belakang polisi itu, berharap polisinya gak nengok ke arahku. Dan alhamdulillah lolos. Saya gak habis pikir, kenapa sy begitu pelupa dan sedikit ceroboh. Banyak kejadian contohnya seperti: 1. Sy pernah kehilangan tas tangan, tas guess hitam bahan jeans, sampai sekarang cara hilangnya masih misteri, gak ingat kapan dan dimana hilangnya. Apakah hilangnya dirumah atau hilangnya di jalan, gak tau. Apakah ada proses hipnotis dijalan sampai berpindah tangan atau ada yang masuk ke rumah mengambilnya, juga gak tau. Tiba-tiba hilang begitu saja. Isinya penuh, ada hp, ada duit berserakan dan berbagai macam pernak-pernik lainnya. Tas ini andalanku kemana-mana, tapi waktu hilangnya dompetnya lagi diluar tas, jadi Alhamdulillah dompetnya tidak ikut hilang, yang mana kalo terikut hilang, bisa ngurus kartu sana ngurus kartu sini. 2. Taruh kunci motor suka sembarangan, jadi sering lupa taruh dimana. Tergantung pada saat tiba, saya interesnya ke mana, ke kamarkah, atau ke dapurkah atau ke meja makankah. Seringkali harus nge trace/melacak jejak. Pada saat turun dari motor, sy kemana dulu. Jadi ingat episode cerita sponge bob yang kehilangan id-cardnya. Pernah sampai harus minjem motor tetangga, karena injury time waktu ke kantor, udah bolak balik nyari tapi gak ketemu. 3. Sama halnya kalau di kantor, misalnya dari ruanganku mau keruangan lain karena sesuatu hal. Seringkali sy lupa sesuatu hal tersebut, jadi untuk mengetahuinya kembali, balik lagi ke ruangan melihat apa yang ada di meja dan di pc. Kalo dirumah, seringkali kalo lagi masak, ke kulkas, pas buka kulkas, sering ngomong sendiri, tadi mau ambil apa ya? Balik lagi ke dapur untuk mengetahuinya. Hehe. 4. Ketinggalan hp. Pernah dinas ke Toli-toli 400km dari Palu, trus dari Toli-toli pagi-pagi sekali berkunjung ke perusahaan yang jaraknya 15km dari toil-toli. Jam 2 siang baru ingat, bahwa sy gak pegang hp. Baru kasak kusuk, dan nge-trace lagi karena dari pagi sampai siang sy berkunjung ke banyak perusahaan di sana. Ternyata ketinggalannya di perusahaan yang pertama kali dikunjungi dan paling jauh. Juga yang paling sering ketinggalan hp dikantor itu adalah sy, dan biasanya sy malas ngambil, biar besok aja. Jadi nyari teman yang masih ada di kantor, trus minta dititipin. Pernah juga hamper 3 hari hp itu ada di mobil kantor dikantong belakang tempat duduk supir, lama baru berhasil melacak jejaknya. Seingatku, udah 3 hp hilang, yang pertama terikut ditas yang hilang, kedua di pesawat, ketiga di warung coto. 5. Ketinggalan tas. Tadi malam, abis buka puasa bersama disekolah anak, shalat di ruangan kelas, balik ke aula tempat buka puasa gak bawa tas. Untung ingat cepat, tasnya ketinggalan di ruangan kelas tadi. Yang paling sy ingat, waktu udah boarding naik ke pesawat dari Makassar mau ke Jakarta, nyantai cerita-cerita sama teman seperjalanan, tau-tau ingat tas tanganku gak ada, dan setelah ngetrace, baru ingat tas itu masih ada pada saat masuk keruang tunggu. Buru-buru turun dari pesawat, minta ijin sama pramugarinya dan bener tas itu tertinggal pada pemeriksaan barang bawaan saat masuk ruang tunggu. Identifikasi penyebabnya: Selalu terburu-buru mengerjakan sesuatu. Maklum banyak hal yang harus dilakukan dalam 1 waktu, sebagai wanita bekerja dan ibu rumah tangga tanpa ART (Asisten Rumah Tangga). Sy lebih focus ke kerjaan utama baik rumah maupun kantor, jadi hal-hal kecil seperti diatas kadang-kadang terabaikan. Seringnya sy pergi ke kantor terburu-buru (injury time jam 08.00) setelah membereskan rumah terlebih dahulu. Lesson learn: 1. Hp dimasukkan ke dalam tas, jangan dipegang-pegang aja 2. Sy lebih banyak memakai tas yang punya tali panjang, jadi bisa di canklongin di badan. 3. Belajar lebih tertib menaruh barang-barang seperti hp, kunci dan sebagainya. 4. Periksa barang-barang sesegera mungkin saat akan meninggalkan suatu tempat. 5. Kalau mau bepergian jauh, packing-packingnya 1 minggu sebelumnya. Bagusnya bikin checklist tapi belum kesampaian tuh. 6. Berusaha tidak terburu-buru, dan ini yang agak sulit dilaksanakan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s