AKOMODASI UMRAH BACKPACKER (bagian 4)


Hotel kami di Madinah, Wasel Farraq Hotel berjarak 150m dari Masjid Nabawi sehingga memudahkan kami dapat bolak balik dan memperbanyak shalat di Masjid Nabawi.

Menyeberang jalan menuju masjid Nabawi, hotel kami terletak dibelakang hotel sanabel, masih dalam gedung yang sama

hotel madinah1

Tampak depan dan lobby hotel

hotel madinah

Kamar kami hanya diisi tiga orang, yang suami istri ada yang memilih sekamar berdua, meski tetap yang dikasih kamar yang tempat tidurnya ada empat. Ada dapur, tapi peralatan u masak dan piring2 gak ada. Kamar mandinya di luar, persis di depan pintu kamar kami. Ke-13 anggota grup kami terbagi dalam 5 kamar, dan ada 3 kamar mandi yang tersedia.

Hotel kami di Makkah, Nawart Aseel Hotel berjarak 2km dari Masjidil Haram. Namun disediakan bus gratis khusus penghuni hotel Al Aseel Plaza Hotels yang jumlahnya banyak dan kapan saja. Kecuali ketika azan berkumandang, mereka akan berhenti beroperasi sementara. Pergi menuju masjidil haram tidak perlu menunggu lama, tapi pulang ke hotelnya yang mesti menunggu karena banyaknya jamaah dari Masjidil Haram yang akan pulang ke hotel. Sering harus berebutan, dan ada bus hotel yang sudah dibooking jamaah negara tertentu seperti iran atau turki, jadinya kalo mau naik disitu diseleksi dulu.

Hotelnya lebih bagus dari hotel di Madinah, dari segi lobby, fasilitas, ukuran kamar dan kenyamanan tempat tidur. Modelnya seperti apartemen, 1 ruangan terdiri dari 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, 1 dapur. Kamar tidur  kami ada meja makan, ada kulkas mini, meja belajar, lemari, meja lampu disetiap sisi tempat tidur. Di dapur ada mesin cuci, teko listrik, kompor listrik, peralatan makan namun tidak ada peralatan dapur seperti panci.

hotel di makkah1

hotel di makkah

Dari tempat turun bus harus jalan beberapa ratus meter menuju pintu Masjidil Haram yang paling dekat yaitu pintu 25 atau dikenal pintu bukit Marwa. Banyak juga jamaah grup yang memilih shalat di pelataran, mungkin takut terpisah-pisah. Kalau saya lebih suka di dalam masjid meski jauh, berusaha dapat tempat di karpet sekitar pintu 1-9. Untuk dapat tempat di karpet, harus datang 45 menit sebelum azan. Waktu perjalanan dari hotel naik bus dan jalan menuju tempat shalat cukup makan waktu. Saya sempat mencoba menghitung jarak jalan kaki dari terminal bus sampai di sekitar pintu 9 yaitu 1,1km, pulang pergi 2,2km. Biasanya untuk menghemat energi, shalat subuh lanjut thawaf lanjut shalat dhuha setelah itu baru pulang ke hotel. Kemudian datang lagi ke masjidil haram mulai ashar dan nanti selesai shalat isya baru pulang. Jeda waktu antara shalat ashar dengan isya, kadang kala digunakan untuk jalan-jalan nyari oleh-oleh, kadang kala nongkrong aja di masjidil Haram (ngaji ataupun sekedar istirahat).

Bagi saya, jarak ini bukan masalah, hitung-hitung ibadah sambil olahraga. Hehe. Tapi bagi sebagian teman, ini merupakan keluhan utama. Jadi saran saya, upayakan nego mengenai hotel jika memilih cara umrah backpacker. Terlebih jika mengikutkan orang tua.

Sayangnya, akhirnya datang bulan juga, meski dari tanah air sudah minum obat penahan haid (pil kb). Mungkin obatnya gak mempan karena minumnya gak teratur. Saya tetap minum tiap hari hanya kadang-kadang jamnya yang tidak beraturan. Untungnya datang bulan itu datang setelah selesai proses umrah. Saya masih berusaha untuk bisa tetap berkesempatan shalat dengan beli premolut di toko obat sekitar masjidil haram. Minum 2 butir setiap 6 jam, fleknya kadang ada dan kadang juga tidak ada. Pas fleknya gak ada, baru mandi dan pergi shalat.

foto bagian atas: bus kapasitas 52 orang yang digunakan dari jeddah menuju madinah, city tour madinah, madinah menuju makkah. Foto bagian bawah: bus (yang kecil) digunakan untuk city tour makkah dan dari makkah menuju bandara

foto bagian atas: bus kapasitas 52 orang yang digunakan dari jeddah menuju madinah, city tour madinah, madinah menuju makkah. Foto bagian bawah: bus kapasitas 18 orang (yang kecil) digunakan untuk city tour makkah dan dari makkah menuju bandara

Advertisements

3 thoughts on “AKOMODASI UMRAH BACKPACKER (bagian 4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s