PULAU CAMBA CAMBANG

20150530_171520

senja di camba-cambang

20150530_170142

Umay yang selalu bikin kangen kakak-kakaknya

Aya n Dede kalo lama gak ketemu si Umay, sepupunya pasti merengek terus minta ke Makassar. Begitu kita ke Makassar, eh Umay malah pergi berlibur ke Pulau Camba-Cambang yang terletak di Pangkep sekitar 65km dari Makassar. Untuk memuaskan hati mereka, jadinya kami liburan mendadak ikut ke pulau ini juga. Pulau ini lagi jadi trending topic tujuan berlibur di sekitaran Makassar, makanya sayang juga kalo moment ini gak dimanfaatkan. Mumpung gratis juga, sarana transportasi u menyeberang pulau dan tempat nginapnya difasilitasi sama temannya ipar yang penduduk asli di pulau sebelahnya dan punya perahu. Sisa beli air tawar untuk keperluan mandi, beli makanan dan kasih uang kebersihan sukarela.

Pulau ini belum dikelola secara resmi, belum ada pungutan biaya masuk dan belum ada kejelasan tarif cottage. Mereka yang datang rata-rata karena rekomendasi dari orang lokal, atau yang pengen camping.  Gak ada fasilitas apapun di dalam cottage dan makanan juga terbatas. Kami cuman bawa snack dan roti. Dinikmati apa adanya saja yang penting anak-anak happy. Meski tidur di lantai beralaskan tas dan makan indomie/pop mie. Hehehe. Kita juga coba pesan ikan bakar, tapi kurang berselera makannya karena ikannya dingin, bukan baru turun dari pembakaran. Pagi harinya bisa order pisang goreng sama teh.

20150530_151650

dermaga di camba-cambang

20150530_171024

20150531_085204

anak-anak berkeliling disekitar pulau

20150531_090120

kumpul bocah

20150531_100156

aslinya, pulau ini kecil saja dan tak berpenghuni. Kemudian dibuat jadi cantik kayak gini. Mudah-mudahan tetap terus terpelihara

Jalan iseng ke pulau sebelah, ada industri pengemasan daging kepiting untuk eksport. Kepiting rajungan di masak, kemudian dibersihkan, disortir dan dikeluarkan isi dagingnya.

20150531_10212720150531_10145720150531_101901

Advertisements

2 thoughts on “PULAU CAMBA CAMBANG

  1. Suka dengan awannya yang berarak, Mbak, di depan deretan rumah-rumah yang seolah terapung itu. Ini tujuan wisata yang bagus. Apalagi bisa tambah ilmu dengan belajar bagaimana pengolahan kepiting. Mudah-mudahan pembangunan fasilitas itu bisa membuat pariwisata di sana makin berkembang, tapi semoga juga alam di sana tetap lestari :)).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s