OMG..KATRO DENGAN YORIS SEBASTIAN

Pada saat video 60 detik buat kamu masih yang galau dilansir di Youtube dimana para publik figur mengemukakan opini dan harapan memilih pasangan no 2 (JKW-JK), karena banyaknya video yang dilansir, saya hanya memilih menonton beberapa yang saya kenal seperti Prisia Nasution, Glenn Fredly,  Ligwina Hananto, Wanda Hamidah, pasutri. Videonya Yoris Sebastian saya lewatkan.

 

downloadyoris2Saya baru melek pada saat setelah keesokan harinya saya menyelesaikan E-learning kantorku yang bertema Berfikir Kreatif. Di e-learning itu ada 2x nama Yoris Sebastian disebutkan. Penasaran, saya lalu googling dan ke websitenya. Hehe..omg katro. Orangnya udah jadi publik figur sejak 2006 pada saat menjadi GM Hard Rock Cafe Jakarta, udah nerbitin buku Creative Junkies, punya event consulting company (OMG), dan menjadi pembicara di berbagai seminar.

Ini menyadarkan saya betapa saya masih kurang update. Kurang banyak membaca. Beberapa bulan terakhir saya tidak pernah membeli buku, kalo pun ke toko buku paling mengantar Aya n Dede membeli buku (saya jatah 100rb/bulan setiap orang). Buku-buku beberapa bulan yang lalu saya beli masih banyak yang gak terbaca. Novel Paulo Coelho, serial terakhir Hunger Games (baru baca setengah), Divergent, Pemimpin 360 dan beberapa lagi yang lain yang masih berada dalam dos pindahan barang dari Manado. Saya baca koran setiap hari tapi terbatas koran lokal. Kompas merupakan surat kabar favorit saya, tapi gak sampai membuat saya tertarik untuk berlangganan sendiri. Di Palu dan Manado, saya suka ngambil Kompas minggu dari ruangan bos saya (setelah beberapa hari terbit tentunya dan memastikan sudah dibaca). Update melalui siaran TV, juga gak rutin. Lebih banyak mengalah ke anak. Saya baru bisa nonton TV kalo saya benar-benar sendirian, gak ada aktivitas mengurus anak (sarapan, pakaian dan mengantar anak ke sekolah), itu pun terjadi sangat jarang kalo saya dinas luar kota, atau mereka lagi liburan. Kalo putar TV, paling seputar Metro, HBO dan AXN.

Balik ke Yoris Sebastian, saya lalu beli bukunya “Oh My Goodness Buku Pintar Creative Junkies”.  downloadyoris

 

Di buku ini Yoris mengajak untuk berfikir kreatif pada setiap kesempatan. Kreativitas bukanlah sesuatu yang given, melainkan sebuah keterampilan atau skill yang dapat dilatih dan dimunculkan berbeda dengan IQ yang bersifat given. Setiap orang pada dasarnya memiliki potensi untuk kreatif dan bila potensi ini terus diasah melalui sesuatu pembiasaan, maka kreativitas pun akan melejit ke tingkat yang mungkin jauh lebih tinggi. Bila ingin menjadi kreatif dan inovatif, kita harus mampu menyeimbangkan kemampuan otak kiri  (aktivitas logika, bahasa, matematika, analisis) dan kemampuan otak kanan (aktivitas berkaitan dengan image, musik, imajinasi dan dimensi ruang).

Kenapa harus kreatif? Dalam setiap detik kehidupan, kita selalu dihadapkan pada pengambilan keputusan meski hal yang sederhana sekalipun. Dan pengambilan keputusan membutuhkan kreativitas agar punya nilai tambah yang membuat lebih maju dan membuat berbagai pekerjaan akan dapat dilakukan lebih baik. Jadi mulailah  menjadikan kreativitas sebagai suatu kebiasaan

Quotes yang bagus dari buku ini:

Every step start with an inch. Mulailah kreatif dengan hal-hal kecil. Setiap langkah besar selalu dimulai dengan satu inci. Melangkahlah step by step karena hal tersebut akan membuat semakin percaya diri.

Creativity that sells. Sebuah kreativitas disebut menjual apabila kreativitas yang kita buat mendapatkan apresiasi dari orang lain

Don’t just be different. Be different by reason. Sebagai orang yang kreatif, anda harus berbeda dengan orang lain. Tetapi perbedaan harus disertai alasan.

Break Your routine. Setiap orang punya rutinitas, namun ubahlah cara menjalankan rutinitas sehingga terbiasa melakukan hal yang tidak biasa.

Knowledge makes you powerful. Ambil hal-hal baik dari buku, film, seminar, game, membuat catatan kecil atas berbagai inspirasi yang kita lihat dan baca, dengar music, slideshare, ted, twitter, online reading.

Avoid me-tooism, be inspired don’t copy paste. Hindari kebiasaan ikut-ikutan, duplikasi atau copy paste secara persis tanpa melalui pemikiran matang, tanpa melalui beragam penyesuaian, dan tanpa ada sentuhan hal baru.

Be Mister Wants to Know Everything. Selalu ingin tahu dan selalu ingin belajar.

Try Different Angle. Untuk menjadi kreatif kita harus mencoba melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.

Same thing different strokes. Orang-orang kreatif tidak harus menjadi orang pertama yang melakukan atau menciptakan sesuatu. Mereka dapat melakukan atau membuat hal-hal yang sudah ada atau hal-hal yang biasa namun dengan cara yang tidak biasa.

Do not kill ideas. Ide merupakan sumber kreativitas, jangan mematikan ide-ide anda sendiri, setiap ide harus diakomodasi.

Learn from our mistake. Semakin tinggi jam terbang kita, semakin banyak pengalaman yang bisa kita pelajari dari pengalaman kita sendiri maupun pengalaman orang lain. Termasuk dari kesalahan yang terjadi bisa kita evaluasi dan pelajari.

Creativity is learning.  Untuk jadi kreatif, kita harus banyak belajar. Sejalan dengan berubahnya segala hal dalam hidup, kita dituntut untuk selalu belajar baik  dengan mempelajari skil, knowledge & attitude yang akan membantu kita beradaptasi dengan perubahan.

Thinking skills. Bagaimana cara anda belajar secara garis besar ditentukan bagaimana cara anda berfikir. Keterampilan berfikir ada dua berfikir analitis dan berfikir kreatif.

Find Your Mentor. Banyak orang hebat yang dapat kita jadikan mentor atau teladan untuk belajar, baik dari dalam maupun luar institusi. Menemukan mentor yang tepat butuh proses.

Mentor system & brainstorming. Di level manapun anda bekerja saat ini, tidak ada salahnya untuk mengembangkan sistem mentoring dilingkungan kerja. Seperti membuat pertemuan untuk berbagi ide dan pengalaman. 5 heads is better than 1 head

Create your own creative world. Untuk membangun suasana kreatif, yang pertama sebaiknya kita lakukan adalah dengan memonitor aktivitas rutin kita selama ini apakah aktivitas kita terisi dengan kreativitas. Jika tidak, mulailah berfikir kreatif.

Thinking out of the box- execute inside the box. Membuka pikiran seluas-luasnya (open mind) dan berfikir diluar kebiasaan. Jangan melakukan asal beda tapi juga harus disesuaikan dengan target dan tujuan yang sebetulnya ingin dicapai. Jangan asal kreatif tapi tak menghasilkan apa-apa selain sensasi. Bertindak inside the box artinya bertindak sesuai keterbatasan yang ada di dalam box. Bisa itu positioning kita, bisa itu objective, bisa juga keterbatasan fasilitas atau dana.

Calculated Risk Culture. Risiko harus menjadi bahan pertimbangan dalam melaksanakan ide kreatif karena memunculkan ketidakpastian dan dan kerugian. Jadi harus mengidentifikasi risiko dan memanage risiko.

Yang diatas itu baru kulit-kulitnya, Yoris memaparkan sangat detail mengenai aktualisasi dirinya menerapkan hal-hal tersebut diatas, berbagi pengalaman  dan berbagi inspirasi atas berbagai kisah sukses publik figur yang berkaitan dengan proses kreativitas.

Membaca buku ini saya jadi teringat bos saya yang bercerita pengalamannya mengikuti assesment untuk posisi Kakanwil dan akhirnya beliau terpilih mendapatkan posisi tersebut. Salah satu pertanyaan dari direksi adalah kenapa menggunakan jam tangan di kanan. Jawaban beliau sederhana saja karena ingin suasana baru dan berbeda. Pertanyaan yang remeh temeh tapi ternyata mengandung makna yang dalam. Yoris juga sempat menyinggung masalah jam tangan di buku ini. Don’t just be different. Be different by reason.

to be continued

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s