KREDIT APARTMENT

Hasil gambar untuk kpr

Di Makassar, sebagaimana layaknya kota yang sedang bertumbuh dan menuju kota metropolitan, apartment udah mulai berjamuran. Saya termasuk salah satu yang kepincut pengen punya apartment ini. Gara-garanya tiap lewat pameran apartment pasti mampir, dan kayaknya hampir di setiap tempat mereka berpameran. Di mall, di supermarket bahan bangunan, atau diselipin dibawah pintu rumah. Gimana iman gak goyah, hihihi. Apalagi ditawarin uang mukanya 20% yang tadinya dicicil 6x, sama marketingnya dijanjikan kelonggaran untuk bisa cicil uang muka 12x. Saling pandang-pandangan sama suami, bismillah lalu deal di tanggal 11-11-2014.

Di surat pemesanan, cicilannya tetap dinyatakan 6x, meski saya dibolehkan cicil 12x. Inilah awal kesusahan saya. Baru juga jalan cicilan uang muka bulan ke-3, marketingnya bilang bahwa karena ada manajemen baru, cicilan harus dipercepat dan harus selesai di awal Agustus 2015. Busyet deh. Gak tau apa akal-akalan si marketing aja tuh. Dengan susah payah, saya berhasil menyelesaikannya.

Begitu DP udah beres, datang lagi informasi bahwa saya harus melunasi KPR saya yang terdahulu dan harus beres di awal November biar bisa akad kredit. Rupanya di brosur ada pilihan pembayaran KPP1 dan KPP2. KPP1 untuk pembelian dengan cara KPR untuk rumah pertama dan KPP2 untuk pembelian dengan cara KPR untuk rumah  yang kedua. Si Marketingnya tidak menjelaskan apa perbedaan KPP1 dan KPP2, saya ngambil aja yang paling murah DP-nya yaitu KPP1. Jika memilih KPP1, harus memastikan bahwa tidak sedang punya KPR. Jika memilih KPP2 dan sudah ada KPR sebelumnya, maka uang muka yang dibayarkan harus lebih besar dan ada pajak progresif yang harus dibayar, jadi harga apartment lebih mahal dibanding KPP1. Saya nego minta waktu untuk bisa melunasi KPR yang terdahulu. Seandainya diberitahu lebih awal, saya tentu saja berusaha lebih awal juga melunasi. Cuman dikasih waktu sampai awal Desember, paling lambat 15 Desember sudah akad kredit. Menyebalkan. Saya sampai bilang sama si Marketing itu saya kok jadi nyesel beli apartment ini, prosesnya ribeut banget. Tapi alhamdulillah akhirnya beres juga. Saya akad kredit di akhir November kemarin.

Belakangan dikasih pandangan sama bagian Legal apartment ini, bahwa sebenarnya gak apa-apa juga jika memilih KPP2. Memang DP yang dibayarkan lebih besar dan ada tambahan pajak progresif, tapi akad kredit baru dapat dilangsungkan setelah apartment selesai 100% jadi ada kesempatan untuk mengatur cash flow untuk menyelesaikan kekurangan DP. Dan dalam masa itu, kemungkinan besar harga apartmentnya naik, jadi ada selisih harga, sudah ada nilai  investasinya padahal belum akad kredit. Kalau tau begitu, mending saya tidak usah melunasi KPR yang lama. Sigh, ternyata marketing yang nangani saya itu tidak memberikan informasi yang seimbang entah disengaja atau tidak, dengan tujuan supaya saya segera akad kredit. Padahal marketing yang baik seharusnya banyak memberikan informasi yang kira-kira dibutuhkan customer agar customer bisa mengambil keputusan yang terbaik.

Penyerahan pertama unit apartment mulai Maret 2016, itupun diprioritaskan untuk pembeli awal (first come first serve), bisa jadi apartment yang saya beli serah terimanya (mungkin) akhir tahun. Seandainya milih KPP2, saat ini saya belum mulai bayar cicilan KPR. Tapi ya sudahlah, diambil hikmahnya saja dan untuk pembelajaran buat yang lain. Saat ditanya kapan fix serah terima kunci, belum bisa dipastikan. Namun dalam perjanjian ada pasal mengenai batas waktu penyerahan unit paling lambat 36bulan, lewat dari itu pengembang diberikan denda. Ini penting juga, karena pengalaman apartment Royal yang  merupakan apartment paling pertama berada di Makassar sempat mandek kurang lebih 5 tahun, sebelum akhirnya dapat ditempati.

Mengenai pemilihan unit apartment, saya juga gak diberikan pertimbangan oleh si Marketing itu. Saya memilih view yang mengarah ke kota atau ke arah UNM dengan pertimbangan lebih cantik view yang ada disana dan pengen balkonnya punya view ke kolam renang. Sempat beberapa kali ke apartment yang viewnya ke kolam renang, jadi tertarik ingin punya lokasi yang berview kolam renang. Harapannya, jika ingin berenang, bisa ngecek rame tidaknya kolam renang tersebut.  Lokasi yang available ada di lantai 30, padahal sebenarnya ada yang tersedia di lantai 15 tapi lokasi menghadap ke arah jalan tol. Kata  si Legal, lokasi yang menghadap ke arah jalan tol bagus juga bisa dapat view laut.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s