Menilik Terracotta Warriors & Horses

14889993_10208221970049430_1319304051860081289_o

Tujuan utama kami ke Xián adalah ke Terracotta Warriors and Horses atau biasa disebut juga Terracotta Army. Dari hostel, kita dikasih potongan kertas kecil berisi petunjuk ke Terracotta Warrior lengkap dengan tulisan cinanya. Naik bus menuju Xián Railway Station. Diluar stasiun kereta ada bus 5/306 yang langsung menuju Terracotta Warrior. Bus juga mampir di mausoleum Qin Shi Huang, tapi beberapa referensi bilang mending langsung ke museumnya saja. Tiket masuk ke Museum 150 yuan setara 300ribu rupiah. Jalan dari halte bus ke tempat beli tiket cukup lumayan jauh. Agak bingung juga pada awalnya karena dari halte bus gak langsung keliatan Museum. Kita ikut arah bule yang satu bus dengan kita. Dari tempat beli tiket ke museum jalan sekitar 15 menit.

Alkisah seorang Raja Qin Shi Huang di abad 13 membangun mausoleum yang luas untuk dirinya lengkap dengan ribuan patung prajurit dan kuda dari tanah liat. Dimaksudkan agar kejayaan semasa hidupnya juga tetap berlanjut di kehidupan berikutnya. Luas area diperkirakan sekitar 1.5 km2 dan menghabiskan sekitar 11 tahun sampai selesai pembangunan. Situs ini baru ditemukan di tahun 1974, kemudian dibuat museum di tahun 1975 dan dibuka pertamakalinya untuk umum di tahun 1979.

Museumnya terbagi 3 pit. Pit 1 merupakan situs yang pertama kali ditemukan dan terbesar. Menakjubkan berada di dalam pit ini, memandangi ribuan patung tentara china. Bisa dibayangkan kejayaan China dan raja Qin Shi Huang jaman dulu kala. Lah bikin patungnya saja sampai ribuan. Saya memutari area ini. Masih ada beberapa bagian yang sedang direstorasi. Saya juga masuk ke Pit 2 dan Pit 3. Pit 2 berisi sekitar seribuan pasukan dan beberapa kereta kayu. Pit 3 yang paling kecil berisi 68 tentara dan kereta tempur dan 4 kuda baja. Ada beberapa film yang mengambil set disini diantaranya The Myth (2005) dan The Mummy: Tomb of The Emperor Dragon.

Dalam perjalanan keluar dari Terracotta, teman-teman tertarik untuk mencoba pakaian tradisional cina. Murah  hanya 20yuan bisa foto sepuasnya dengan properti yang ada. Anak-anak saya bujuk berpakaian ala putri cina itu, dan akhirnya mau juga.

Advertisements

4 thoughts on “Menilik Terracotta Warriors & Horses

    • saya mbak loh. Saya juga mikirnya gitu, tapi secara umum setelah saya kesana, biasa saja sih. Cuman yah kamar mandi rata-rata bau pesing soalnya gak tersedia air buat cebok dan gak ada tissue tapi ada flushingnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s