Ngetrip mendadak ke Labuan Bajo

20161120_082400

di Pulau Padar

Finally, ke Labuan Bajo juga.

Udah sejak 3 tahun ngebet pengen kesini. Pas jalan-jalan ke Jeju Island tahun 2013 kemarin, baru tau Jeju Island juga merupakan salah satu dari 7 the New Seven Wonders of Nature bersama Pulau Komodo. Yaelah mengagumi keindahan negeri orang tapi negeri sendiri belum. Tetiba timbul rasa malu, tapi ya dimaklumi berwisata negeri sendiri tidak mudah juga. Aksesnya gak banyak dan mahal terutama ke Labuan Bajo. Makin kesini sarana transportasi ke Labuan Bajo semakin beragam. Meski kalo datangnya pas long weekend semua komponen trip pada melonjak. Bersyukur dapat kesempatan langka, dapat dinas ke Bali hari Selasa. Jadi Sabtu-Senin bisa dimanfaatkan ke Labuan Bajo dulu.

Labuan bajo bisa dinikmati dalam 2 cara:

  • Live on board (LOB). Merupakan sistem paketan. Harganya termasuk nginap di kapal, makan sehari 3x, alat snorkeling, dan island hopping. Ada yang paket semalam, 2 malam atau sesuai selera. Saya sempat kontak 1 orang yang banyak dapat referensi. Saya baca di blog untuk paket 4d/3n kena 9juta. Pas saya nanya harga paket 2d/1n dia ngasih 4.5juta. Saya gak lanjut pembicaraan. Udah ilfeel duluan denger harganya.
  • Sewa kapal harian, berangkat pagi pulang sore. Saya kontak beberapa referensi. Yang cepat responnya pak Ibrahim (085337099662). Malah dia yang telpon saya, kasih informasi sejelas-sejelasnya termasuk perkiraan waktunya. Intinya kalo mau terpenuhi semua tujuan yang diminta, penumpang harus patuh sama waktu yang ditentukan.

Saya memilih sewa kapal harian saja, biar lebih flexibel. Harga deal sama pak Ibrahim: 700ribu untuk hari pertama tujuan ke Pulau Rinca dan Pulau Kelor, 1.5 juta untuk hari kedua tujuan ke Pulau Padar, Pulau Komodo, Pantai Pink dan Pulau Kanawa. Kapalnya bisa muat maksimal 8orang. Belakangan teman saya yang penguasa kantor NTT, bersedia menemani tapi cuma sehari karena dia harus balik ke Kupang ada acara yang penting. Ada Bli Didik, staf di KCP yang nemenin selama disana.

Bukan pak Ibrahim yang menemani kita selama perjalanan. Dia hanya ada pada saat kita mau berangkat dan tiba saja. Keliatannya karena banyak yang merekomendasi dia di internet, jadinya dia punya banyak orderan yang kemudian diberikan ke teman-teman yang lain. Kapal hari pertama dan hari kedua juga berbeda, katanya perjalanan hari kedua butuh kapal yang sedikit lebih besar karena perjalanan lebih jauh.

Berikut itinerary Labuan Bajo 3H/2M:

Hari Pertama

06.30-12.00 terbang dari Makassar ke Bali trus lanjut Bali ke Labuan Bajo

12.00-13.00 check in hotel, siapin barang yang mau dibawa ke perahu, nungguin teman kantor cabang sana yang mau nemenin

13.00-14.00 beli nasi bungkus dan logistik lain selama di kapal

14.00-15.30 perjalanan ke pulau Rinca

15.30-16.30 trekking, milih jalur paling pendek saja sekaligus bisa melihat panoramic view diatas bukit.

16.30-17.30 perjalanan ke pulau kelor

17.30-18.00 foto-foto saja di pulau kelor. Nanggung untuk mandi. Menikmati sunset saja disini. Kalo kesini, sempatkan naik ke atas bukit. Viewnya cakep banget.

18.00-20.00 Tiba di Labuan Bajo, istirahat di hotel

20.00-21.00 Makan seafood di Kampung Ujung. Saya request cumi bakar hitam. Awalnya mereka agak bingung, tapi saya ajarin dibakar setengah matang lalu tintanya dioles. Lumayan enak.

Hari kedua

05.00 Perjalanan menuju Pulau Padar. Janjiannya sih jam 04.30 tapi kami agak ngaret sedikit. Logistik udah dibeli malam sebelumnya, air mineral, roti, popmie, snack, nasi bungkus (beli tengah malam di kampung ujung). Pak ibrahim nawarin kalo gak mau repot, pak ibrahim bisa bantu sediakan belikan di warung tempat beli nasi kemarin). Karena yang kemarin kurang maknyus, gpp repot sedikit beli sendiri. Di kapal tersedia air panas, kopi, the dan gula. Jadi bisa nyiram pop mie kalo masih lapar. Saya juga minta jatah sarapan saya di hotel untuk disiapkan take away jam 04 pagi. Lumayan nambah 3 box nasi goreng dan 3 box potongan buah segar. Bawa logistik yang banyak secara akan seharian dan gak ada tempat singgah.

07.30-09.00 Trekking Pulau Padar. Pulau Padar ini salah satu alasan ke Labuan Bajo. Viewnya keren.

09.00-10.30 Perjalanan menuju pulau Komodo

10.30-11.30 Trekking pulau Komodo. Short trail saja sekitar 2km

11.30-12.30perjalanan menuju Pink Beach

12.30-13.30 Berenang di Pink Beach. Dari jauh gak terlalu keliatan pinknya. Begitu diliat pasirnya emang berwarna pink karena mengandung pecahan terumbu karang berwarna pink. Kapal gak bisa langsung merapat di pantainya. Harus naik perahu penduduk lokal bayar 20rb pp. Tipsnya: bayarnya setelah balik dari Pink Beach dan pakai uang pas.

13.30-15.30 Perjalanan menuju Pulau Kanawa. Pulau Kanawa merupakan resort yang dikelola, ada penginapan, ada resto dan ada tempat leyeh-leyeh. Meski resort khusus, umum boleh datang berenang atai snorkling di pantai secara gratis. Kecuali kalo mau duduk di kursi pantai, harus sewa 100ribu per kursi. Kalo saya sih gak usah sewa kursi pantai mending nongkrong di restonya pesan banana split dan jus mangga. Kenyang dan udah duduk enak. Untuk snorkling, bagusnya di dekat dermaga. Ikannya banyak, airnya jernih. Sayang gak ada yang lagi snorkling ditengah laut. Saya beraninya kalo banyak yg lagi snorkling atau ada yang jago renang menemani snorkling. Kalo dipinggir pantai bagus untuk berenang saja. Pas datang, resort ini sepi pengunjung. Mungkin karena udah sore, tapi masih banyak yang datang setelah saya.

17.30-18.30 Perjalanan menuju Labuan Bajo. Langsung mampir makan di kampung ujung. Anak-anak doyan nasi goreng semalam jadi pengen makan disitu. Saya nyoba seafood cumi goreng tepung.

Hari ketiga

Hari terakhir di Labuan Bajo cuman ngabisin waktu di hotel saja. Hotel Bintang Flores lumayan bagus, ratenya 1 juta/semalam. Terletak di pinggir pantai dan ada kolam renangnya. Kata Didik, next time kalo datang lagi ke Labuan Bajo, coba nginap di Sylvia Resort. Bagus view dari sana.

Labuan bajo itu kotanya kecil. Beberapa kali keliling sudah cukup hafal. Bandara gak jauh dari kota hanya sekitar 10 menit dari hotel. Masih ada waktu untuk nyari souvenir, ada toko souvenir di depan bandara yang cukup lengkap. Saya hanya membeli sekedarnya, penanda bahwa pernah ke sana. Dan pesawat kami pun meninggalkan Labuan Bajo menuju Denpasar jam 12 siang. Isi pesawat Kalstar itu 90% bule, berasa seperti terbang di luar negeri.

Singkat tapi nikmat. Indonesia kece banget.

20161120_075709

Mulai trekking dengan menapaki tangga

20161120_075813

Trekking di Pulau Padar

20161120_080103

Anak-anak udah jauh di depan. 

20161120_084312

Sampai di puncak Bukit Pulau Padar. Sebenarnya bukit ini gak ada habisnya. Sampai ke tempat yang dikira puncak ternyata masih ada bukit yang lain. Kita sampai ke puncak yang udah dikit banget orang nyampe disini.

Advertisements

2 thoughts on “Ngetrip mendadak ke Labuan Bajo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s