E-SALDO JHT

1604533_599044483507924_1953134849_nBPJS Ketenagakerjaan meluncurkan inovasi baru yaitu Rincian Saldo JHT Elektronik (RSJHT-Elektronik). RSJHT Elektronik ini dimaksudkan untuk memberi kemudahan bagi peserta untuk mengetahui Rincian Saldo JHT secara langsung dan lebih cepat. Seperti yang kita ketahui RSJHT Manual yang diterbitkan PT. Jamsostek (Persero) (sekarang berubah nama menjadi BPJS Ketenagakerjaan) setiap awal tahun harus didistribusikan terlebih dahulu ke perusahaan, dan perusahaanlah nantinya yang akan mendistribusikan RSJHT manual tersebut kepada peserta. Butuh waktu yang tidak sebentar dimulai dari proses penerbitan sampai ke proses pendistribusian. Dan makin banyak waktu yang dibutuhkan bagi perusahaan yang kepesertaannya sentralisasi untuk mengirimkannya ke unit kerjanya yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Berikut langkah-langkah untuk registrasi email:

1. Buka website https://bpjsketenagakerjaan.go.id, klik e-saldo JHT seperti yang terlihat dibawah ini:

New Picture

2. Isilah data-data anda secara lengkap, lalu klik register

New Picture (2)

3. Akan muncul notifikasi seperti dibawah ini. Anda diminta untuk membuka e-mail yang anda daftarkan di website ini untuk mendapatkan kode verifikasi.

clip_image002

4. Masukkan 6 angka kode verifikasi, dan akan muncul pesan: ”Terimakasih. Anda berhasil mengaktifkan RSJHT Elektronik. RSJHT anda akan kami kirimkan ke email anda setiap tahun berikutnya.

New Picture (1)

Silakan cek kembali email anda, untuk membuka RSJHT Elektronik yang dikirimkan. Tampilannya gak bisa dishare disini, menjadi konsumsi buat diri sendiri.

Informasi di RSJHT Elektronik memuat antara lain:

a)      Nama perusahaan, NPP, No KPJ, Kep Awal

b)      Hasil Pengembangan JHT

c)      Jumlah JHT yang menjadi kontribusi perusahaan (3.7%upah)

d)      Jumlah JHT yang menjadi kontribusi tenaga kerja (2.0%upah)

e)      Upah yang dilaporkan

f)        Tanggal iuran disetor

2 point terakhir merupakan hal yang penting untuk dimonitor. Mengapa?

1. Bisa jadi perusahaan tidak melaporkan upah yang sebenarnya. Dengan demikian Tenaga kerja dapat mendorong perusahaan untuk melaporkan upah sebenarnya sehingga saldo JHT semakin besar. Ilustrasi sebagai berikut:

Upah karyawan yang dilaporkan ke Jamsostek Rp 2,000,000/bulan.

Jumlah JHT yang menjadi kontribusi perusahaan (3.7%upah)           = Rp   74,000

Jumlah JHT yang menjadi kontribusi tenaga kerja (2.0%upah)         = Rp   40,000

Total                                                                                              = Rp 114,000

Padahal upah yang sebenarnya diterima karyawan tersebut adalah Rp 5,000,000/bulan

Jumlah JHT yang menjadi kontribusi perusahaan (3.7%upah)           = Rp   185,000

Jumlah JHT yang menjadi kontribusi tenaga kerja (2.0%upah)         = Rp   100,000

Total                                                                                              = Rp   285,000

Selisihnya Rp 171,000/bulan!!! Jumlah yang cukup besar jika dikalikan iuran selama masa kerja. Jumlah upah yang dilaporkan juga berpengaruh kepada jumlah santunan apabila terjadi risiko kecelakaan kerja.

2. Bisa jadi perusahaan tidak rutin membayar iuran/menunggak iuran, sementara kewajiban/kontribusi karyawan secara rutin dipotong. Dengan mengecek saldo secara rutin, hal ini bisa diantisipasi.

Kalau ada kegagalan registrasi antara lain karena :
– nama, tgl lahir n Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak sesuai dengan data pada eKTP (karena data ini divalidasi sesuai dengan data pada Adminduk)
– Data sudah sesuai dengan eKTP tapi ternyata beda dengan data pada BPJS Ketenagakerjaan, bisa diupdate ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan dimana terdaftar  untuk diupdate datanya sesuai dengan eKTP.

Informasi bunga saldo JHT:

Tahun %Bunga JHT Keterangan
2009 10.6%
2010 10.1%
2011 10.1%
2012 setara 16.81% Dibagi dalam 3 tahap pemberian bunga JHT (per 31 Des 12, 31 Mar 13, 01 Aug 13
2013 8.88%  8.68%+ 0.2% (pemberian bunga tambahan per 1 nov 2014)

Update:

2014 bunga JHT 10.55%

2015 bunga JHT  6.89%

Go Green with less paper

Advertisements

8 thoughts on “E-SALDO JHT

  1. Saya belum punya kartu bpjs tp rsjht slm 2 thn krj sdh ada. Tp ktka saya cek saldo knp saldonya hny sdkit. Brbda dgn rsjht yg di terima. Padahal tiap bulan gaji saya di potong slm 3 thn. Trs d perusahaan baru saya dpt krtu bpjs lg dan bagaimana saldo yg akan saya terima. Krn cek saldo dgn bpjs terbarupun saldonya berbeda. Mohon balasannya. Trims

    • halo mbak dewi,
      Untuk memastikannya sebaiknya sempatkan datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan tempat kepesertaan terakhir, minta diberikan penjelasan mengenai saldo di kartu yang lama maupun yang baru, minta dicetakkan histori saldo bahkan kalo bisa dilakukan penggabungan kartu yang lama dan yang baru biar saldonya menggabung ke satu kartu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s