Barcelona HOHO Bus

IMG_8461

Jalan dalam kota Barcelona

Berkeliling di Barcelona, saya memilih menggunakan  bis Hop On Hop Off  (HOHO). Bis adalah bis untuk city tur dimana kita bisa naik turun ditempat-tempat yang kita inginkan dan kebanyakan tempat berhenti bis ini berada dekat sekali dengan tempat wisata yang diinginkan. Kita bisa mengatur waktu apakah ingin berlama-lama di satu tempat atau cuma sekedar photostop lalu naik bis lagi ke destinasi berikutnya.

IMG_8490

Sagrada Familia

Sebenarnya naik bis HOHO ini gak terlalu sesuai dengan selera travelling saya. Saya suka men-set  travelling saya dalam mode survival. Saya sukanya keliling kota naik transportasi umum yang paling sering digunakan di kota tersebut seperti metro/subway, tram atau bus. Gak apa apa jalan lebih jauh, tapi bisa banyak melihat. Bisa jadi nemu hal-hal unik, memperhatikan fashion in the street, music on the street, melewati taman yang asik-asik. Sekalian olahraga juga kan. Kalo capek bisa duduk-duduk dimana pun kita mau.

Tapi karena ini jalan rame-rame dan waktu terbatas, paling praktis naik bis ini. Saya bisa istirahat sejenak dari urusan cari arah dan tujuan. Apalagi cuaca Barcelona kurang bersahabat. Gerimis dan dinginnya nendang banget. Pengen rasanya berada dibalik selimut saja. Tapi sayang juga kan jauh-jauh malah ngabisin waktu ditempat tidur. Continue reading

ZIARAH KE GUA HIRA

20160120_094626

nyantai di Jabal Nur

Saya paling bersemangat ketika Ustad Imam, muthawwif kita ngajaki ke Jabal Nur, tempat Gua Hira berada. Biar umrah kali ini ada nuansanya. Karena ini tidak termasuk dalam city tur travel. Yang berminat ada 7orang dari rombongan kami termasuk suami dan Aya. Tidak banyak yang ikut sudah keder duluan melihat Jabal Nur saat city tur sehari sebelumnya. Ke Jabal Nur, kami sewa taxi, ngambilnya di dekat hotel kami di daerah Misfalah. Aman, ada Ustad Imam yang nawar taxinya. Hanya 5real per orang sekali jalan, taxinya Innova pas lah buat kami bertujuh.

20160120_092442

di Jabal Nur dengan pemandangan Kota Makkah

Continue reading

SUNTIK VAKSIN MENINGITIS

Lengan kiri tempat suntik meningitis berasa ngilunya dan kram sedikit. Agak-agak bengkak. Badan juga agak meriang. Katanya dampaknya baru terasa sehari setelah suntik. Meski begitu saya tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Pun juga anak-anak saya. Angkat jempol deh buat mereka. Tetap beraktivitas dan mereka tidak ada keluhan efek samping suntik. Kemarin juga saat disuntik, gak ada kekhawatiran dan ketakutan mereka. Malah duluan mereka disuntik dibanding emaknya.

Continue reading

7 TEMPAT YANG WAJIB DIKUNJUNGI DI TORAJA

toraja

Senja di Kete’ Kesu

Seakan gak puas dengan Japan Trip, beberapa teman yang ikut pada trip tersebut datang ngunjungin saya di Palopo sekalian jalan-jalan ke Toraja. Padahal baru jalan 2minggu sesudah perjalanan kami ke Jepang. Hihihi. Dikunjungin, saya tentu saja senang. Tidak mudah mengajak orang berkunjung ke Palopo. Mikirnya panjang, sepanjang 400km perjalanan dari Makassar ke Palopo lewat darat. Alternatif lain bisa juga naik pesawat dari Makassar yang hanya ada 2x seminggu, pesawat jenis twin otter kapasitas 10 orang. Kalau saya lebih memilih naik darat, sesekali nyetir sendiri.

IMG_5476

Di Tongkonan, rumah adat Toraja. Lokasinya dekat baby grave Kambira. Ini semacam rumah keluarga besar. Rumah ini dijadikan sebagai pusat kegiatan keluarga besar tersebut, rapat/pertemuan ataupun upacara. Membangunnya pun patungan antar keluarga, dibangun tahun 2008 menghabiskan dana sekitar 800juta.  What amazing toraja carving.

Continue reading

Tentang saya

Hai,

Nama saya Dewi Mulya Sari, ibu dari 2 orang anak (Aya dan Nayla) dan saat ini bekerja di institusi pemerintah. Besar di kota Makassar, setelah bekerja mulai pindah-pindah tugas. Saat ini sudah pindah tugas ke empat kalinya ke Palopo (ayo tau gak Palopo itu dimana?) setelah sebelumnya pernah di Palu, Manado dan Pare pare. Sejauh ini mutasi masih merupakan hal yang menyenangkan meski dalam hati berkata berada di tempat kita dibesarkan itu jauh lebih menyenangkan hihihi. Tapi kita gak bisa terus-terusan dalam zona nyaman. Cepat atau lambat kita akan terdepak dari zona nyaman itu. Jadi mending enjoy aja dengan segera beradaptasi dengan lingkungan baru. Continue reading

PIRING DARI ROTAN (HANDYCRAFT)

20150524_163501[1]

awal membuat

Ini juga tuntutan si Dede yang punya tugas bikin prakarya berupa piring dari rotan. Hadeuh. Tadinya saya juga nyerah, nyari di om gugel gak nemu step by step bikinnya, yutubnya juga gak ada yang spesifik. Si Dede lalu nyoba minta tolong sama temannya, tapi temannya itu belum ngasih kabar udah selesai atau belum. Cari yang sudah jadi juga gak ada sesuai keinginannya si Dede. Jadinya balik lagi jadi tanggung jawab emaknya buat menyelesaikan. Beli segulung lagi rotan, lalu cari yutubnya secara serius. Nemu yutub dari luar yang pas disini. Medianya bukan rotan tapi kurang lebih sama caranya. Continue reading

Tentang Rinjani

Rinjani indah sekali.

Meski diawal banyak diselimuti keragu-keraguan secara ini pertama kalinya mendaki gunung dan usia juga udah di kepala 4 (koreksi: I’m 22 years old with 18 years experience). Sanggupkah jalan lebih dari 7jam, sanggupkah gak mandi berhari-hari, sanggupkah nginap di tenda 4 malam, sanggupkah menahan dinginnya gunung secara saya sedikit alergi dingin? Sejumlah pertanyaan di kepala. Tapi gak dicoba ya gak tau rasanya. Dan kapan lagi ke Rinjani kalo bukan sekarang. Mumpung ada teman yang ngajakin dan mumpung masih kuat.

Meeting pointnya di masjid bandara Lombok. Jam 3 sore setelah peserta berkumpul semuanya, kami mulai berangkat ke desa Sembalun Lawang. Sempat mampir sebentar untuk makan sore di Nasi Balap Puyung Inaq Esun dan ke supermarket membeli keperluan logistik untuk masing-masing grup. 1 grup terdiri dari 4 orang untuk berbagi tenda, makanan dan saling menjaga. Jam 9malam kami mulai jalan ke pos 2. Disana kami akan menginap, gak lama jalannya cuman sekitar 2 jam. Keesokan harinya, mulai dari jam 9 pagi kami jalan nonstop sampai jam 5 sore tiba di Plawangan Sembalun. Paling berhenti untuk istirahat sejenak, mengatur nafas dan makan. Setelah itu, diberikan kesempatan untuk istirahat tidur di tenda sebelum proses muncak jam 2 pagi. Gak semua peserta ikut, Ryan memilih gak ikut, nyadar diri katanya. Medan untuk ke puncak lumayan berat. Berpasir, sehingga untuk melangkahkan kaki pun terasa berat. Bentar-bentar saya berhenti untuk mengatur nafas lagi. Jujur saja saya hampir putus asa dan sudah gak punya energi. Matahari udah mulai ngintip. Normalnya menikmati sunrise saat di puncak gunung.  Pada saat udah mau berhenti, alhamdulillah ada panitia yang menyemangati dan menawarkan bantuan. Ditarik pake tali (webbing ya istilahnya), ujung tali yang satu saya pegang, dan ujung yang lain ada sama panitia tersebut. Setidaknya bikin saya bangkit kembali. Kuat juga tuh orang menarik, padahal badannya kecil. Maafkan saya lupa namanya, but thank you. Setelah setengah jam akhirnya sampai di puncak. Alhamdulillah. This is the best ever moment in my life. Continue reading

WOW, KEB

Saya tuh belum lama bergabung dengan KEB. Pun belum exist, masih  member pasif. Tapi saya harus bilang wow. Seriuss (bukan ungkapan “jadi saya harus bilang wow gitu”). Kata Wow kita ucapkan pada saat kita mengexpresikan kekaguman terhadap sesuatu yang baik dan luar biasa dengan sedikit keterkejutan.

Dari K-Letters terbitan kantor , saya dapat tahu bahwa Wow adalah expresi tertinggi seseorang. Untuk menuju Wow ada 5 tahapan expresi: Boo (expresi mencemooh), Argh (expresi kesal), OK (expresi cukup), Aha (expresi senang) dan Wow (expresi senang luar biasa).

Berikut hal-hal yang saya anggap Wow:

  1. Wow, banyak penulis hebat dengan gaya menulis yang hebat di KEB. Saya terkagum-kagum dengan gaya menulis mak-mak blogger. Ada saja ide buat bikin tulisan yang out of the box, salah satu yang saya kagumi adalah mak Nurul Rahmawati.
  2. Wow, dapat banyak ilmu dari KEB. KEB banyak memberikan wawasan baru sesuai tagline ‘Inspirasi Perempuan, Kami ada untuk berbagi’.
  3. Wow, semangat mak-mak blogger patut diacungi jempol. Diantara segudang pekerjaan sebagai ibu rumah tangga, masih menyempatkan menulis. Malah ada yang target menulis tiap hari seperti Mak Mugniar dan ternyata konsisten. Semoga semangatnya menular ke saya, yang masih berjuang manajemen waktu untuk kerjaan, urusan rumah tangga dan waktu untuk ngeblog.
  4. Wow, traffic blog meningkat. Sebelum jadi member, saya rajin blogwalking tapi gak ninggalin jejak berupa komentar. Ternyata hukumnya wajib ninggalin komentar jika pengen dikunjungi balik. Ada aksi maka ada reaksi.
  5. Wow, Give away bertebaran dengan manisnya. Salah satu cara untuk meningkatkan traffic adalah dengan memberikan give away. Dan hal ini banyak dilakukan oleh mak-mak blogger. Saya juga kepengen bikin give away dalam waktu dekat ini, doakan biar bias terealisasi dengan cepat ya mak.
  6. Wow, dapat banyak informasi tentang lomba-lomba blog. Dan untuk pertamakalinya saya ikut lomba blog setelah menjadi member meski gak menang ya gak apa-apa deh. Masih ada kali berikut apalagi mak-mak blogger saling mensupport satu sama lain.

Happy anniversary 3rd KEB.

Mabok jadi interviewer sehari

sumber: google

 

Kantorkumengadakan rekrutmen karyawan, saat ini tahapannya sudah tahapan kelima yaitu tahapan User interview. Saya kebagian jadi salah satu interviewernya. Terlebih dahulu diberikan pembekalan pelatihan wawancara berbasis kompetensi selama 2 hari oleh PPM di makassar. Disitu diajarkan untuk membedakan model wawancara tradisional dan wawancara berbasis kompetensi, tips n trik jadi interviewer, bagaimana membuat pertanyaan, bagaimana cara bertanya jika interviewee-nya fresh graduate ataupun jika interviewee-nya sudah punya pengalaman kerja, simulasi jadi interviewer maupun interviewee, strategi mengatur waktu wawancara sesuai batasan waktu 45 menit jangan terlalu cepat dan jangan terlalu lama, cara melakukan penilaian, dan evaluasi. Bagus juga pembekalannya, jadi tambah pengetahuan lagi yang bisa dibagi ke orang orang terdekat.

Ternyata gak mudah jadi interviewer. Saya sampai merasa mabok harus mewawancara 10 orang dalam sehari. 10orang x 45menit =450menit atau sekitar 8 jam plus 1 jam istirahat plus 1 jam untuk menulis kesimpulan. Jadi totalnya sekitar 10 jam. Saya mulai jam 10pagi selesainya hampir jam 9malam. Sampai di interviewee yang kelima, kepala mulai panas n cenat cenut. Tapi saya tetap profesional dong, proses wawancara tetap berjalan meski harus memaksakan diri untuk tetap manis dan tersenyum. Bagaimanapun, seorang interviewer juga dinilai oleh interviewee-nya.

Saya melakukan wawancara bersama 1 interviewer lainnya. 1 meja berdua dan gantian bertanya. Yang saya interview adalah kandidat yang melamar di bidang pemasaran. Ada 2 Job title yang dilamar. Salah satu Job title harus punya 4 kompetensi sebagai berikut: achievement orientation, sinergybuilding, marketing skill, relationship building. Levelnya maksimal di level 2, skala 1-5. Artinya minimal sudah pernah mengaplikasikan dasar-dasar kompetensi diatas. Bagi yang sudah punya pengalaman kerja, wawancaranya seputar pekerjaannya. Bagi yang fresh graduate, wawancara seputar pengalaman organisasinya. Kalau gak punya pengalaman organisasi, seputar pengalaman KKN atau KKP-nya atau seputar proses pembuatan skripsinya.
Informasi yang diperoleh dari hasil wawancara harus mengandung kompetensi yang dicari (codable information). Ada 5 syarat codable information: memakai kata “saya” bukan “kami”, kejadian atau peristiwa masa lalu, situasi yang spesifik, rinci, data dari pegawai (bukan bersumber dari pihak lain).
Para kandidat yang saya interview rata-rata sudah punya pengalaman kerja. Malah ada 1orang yang posisinya sudah manajer di RS swasta terkemuka, lulus cum laude kedokteran ilmu keperawatan dari PTN dan beberapa prestasi lainnya. Saya bertanya sampai 2x seputar apa yang membuat dia tertarik bergabung mulai berkarier dari 0 dan meninggalkan posisinya yang lama serta sejauh mana kesiapannya. Ada juga kandidat dari etnis Tionghoa, surprise karena boleh dibilang nyaris gak ada pegawai kantor di wilayah sini yang dari etnis Tionghoa, kalau di kantor pusat sudah lumayan banyak. Pada prinsipnya saya suka keberagaman di dunia pekerjaan.

Diakhir sesi wawancara, saya menyampaikan hal hal yang terkait dengan pengumuman hasil wawancara dan menyampaikan bahwa proses rekrutmen yang diselenggarakan adalah fair sesuai dengan Good governance (bebas KKN, bebas dari benturan kepentingan, anti suap, anti gratifikasi), jika diketahui ada yang tidak sesuai agar melapor di call centre xxxxxx .

Selesai wawancara, saya bela-Belain langsung pulang ke PALOPO. Saya sudah 3malam ninggalin anak anak. Maboknya langsung diantisipasi dengan obat anti mabok, jadi alhamdullilah gak jadi muntah dan tidur sepanjang perjalanan.