Alhamdulillah Udah nyampe di Medan

Begitu menerima undangan pernikahan anak bos yang diadakan di Medan, langsung terlintas bahwa momen ini merupakan kesempatan buat pergi ke Sabang. Feeling saya, kalo minta cuti  untuk lanjut ke Aceh, besar kemungkinan di-acc sama bos. Minta cuti 2 hari, bos saya nyuruh ambilnya 4 hari dengan hitungan mulai hari Sabtu sampai Selasa. Tahun ini jenis cuti saya adalah cuti besar, jadi hitungannya adalah hari kalender. Tapi ini diluar kebiasaan sih, menghitung Sabtu Minggu sebelum masuk waktu cuti. Biasanya Sabtu Minggu dihitung apabila bercuti sampai hari Jumat. Saya minta kebijakan hitungnya mulai hari Minggu saja, biar hari Rabu saya gak buru-buru masuk kerja. Rencana awal dengan cuti 2 hari, Rabu pagi baru tiba di Palopo langsung masuk kerja. Continue reading

Kue Perahu Nangka

20160717_115218

Saat di pasar lihat nangka, tetiba kepikiran pengen makan kue perahu nangka. Kebetulan pengen bikin barongko juga. Jadi tidaknya bikin kedua kue itu tergantung ketersediaan daun pisang di pasar, kadang suka gak ada stock.. Alhamdulillah ada, mungkin karena masih pagi. Sebenarnya bisa tanpa daun pisang, dibuat di pyrex saja tapi rasanya beda dong gak ada aroma daun pisang. Lebih bagus lagi kalo pake daun pandan, lebih harum, lebih cakep bentuk kotak perahunya dan lebih seragam ukuran kotaknya.

Kue ini biasanya hanya ada saat acara pernikahan, sangat jarang dijual. Yang biasa dijual di toko kue tradisional adalah kue perahu polos tanpa nangka. Ini enak juga sih.  Continue reading

Cookies buat Lebaran

 wp-image-419714351jpg.jpgBulan puasa dan ramadan telah berlalu. Salah satu kegiatan wajib menjelang lebaran adalah bikin kue kering. Satu-satunya alasan kenapa saya masih bikin kue kering sendiri sampai sekarang adalah biar anak-anak saya yang dua-duanya perempuan tetap familiar dan semakin memahami proses bikin kue. Biar mereka bisa punya semangat untuk memasak. Bagi saya, anak perempuan itu harus bisa masak dan luwes beraktivitas di dapur. Yang penting bisa basicnya. Jago masak adalah bonus. Tujuan utamanya agar mereka bisa mandiri dan mamanya gak melulu direpoti dengan permintaan di masakin ini itu padahal sebenarnya gampang seperti masak nasi, bikin telur dadar, bikin nasi goreng dan lain sebagainya.  Bisa masak adalah nilai plus untuk hidup lebih nyaman. Jangan kayak teman saya di kantor, ke pasar bingung lihat udang kok hitam semua gak ada yang merah. Hehehe, parah kan. Dia baru tau udang akan berubah warna jadi merah saat dimasak. Bisa masak adalah salah satu modal untuk hidup mandiri.  Kelak kalo suatu saat mereka hidup merantau, gak melulu ngandalin makan di luar apalagi saat harus berhemat. Untuk rencana jangka panjang, pengennya kolaborasi bertiga untuk punya bisnis berkaitan dengan makanan suatu saat nanti.

Bikinnya gak lama cuman sekitar 14 jam. Jenis kuenya yang mudah-mudah saja, nastar, kastengel, putri salju mente (gulanya pake gula ungu), lidah kucing rainbow, kue kacang, kue cornflake chocochip. Dikerjakan bertiga saja, saya sama anak-anak. Sudah lama gak punya ART. Aya sudah mahir menimbang, mengadon sampai mencetak kue putri salju dan cornflake chocochip. Dede baru belajar menimbang, untuk urusan ngebuletin nastar dan kue kacang dia juga sudah telaten sampai selesai. Kastengel dan lidah kucing rainbow jadi bagian saya. Lidah kucing wajib ada karena memanfaatkan putih telur yang gak terpakai di pembuatan kue yang lain. Ada juga kue gagal. Hihihi. Sampai saat ini belum berhasil bikin kue sagu keju. Mau disemprot gak keluar, padahal sudah gonta ganti tip. Mau dicetak, pas dioven meleber. Jadinya gak bisa dipajang. Buat konsumsi sendiri saja padahal rasanya enak banget. Ada yang bisa berbagi tips anti gagal bikin kue sagu keju?

St Christopher Inn Barcelona

Dalam memilih penginapan, yang saya utamakan adalah kemudahan untuk mencapai lokasi penginapan dan dekat dari mana-mana. Pokoknya gak boleh sampai kita puyeng dan bikin kesasar kesana kemari. St Christopher Inn Barcelona lokasi strategis banget. Starbucks saja ada di seberang jalan hostel ini. Sebelumnya saya pernah nginap di St Christopher Inn Prague, jadi sudah ada bayangan seperti apa hostelnya.

IMG_8442

Tiba di terminal 2 di El Prat Barcelona Airport, kami mengikuti petunjuk arah menuju tempat ambil bus T2. Bus T2 akan membawa ke kota dan turun di bus stop terakhir di Plaza Catalunya. Yang disebut Plaza adalah square atau alun-alun. Kirain gedung. Dari Plaza Catalunya cukup berjalan melintasi Plaza/alun-alun ini kemudian jalan lagi sekitar 100 meter di jalan tempat hostel ini berada. Di sekitar Plaza Catalunya, banyak toko/butik branded, La Ramblas pedestrian street paling ngehits seantero Barcelona, Hard Rock Cafe dan bus stop Barcelona HOHO Bus. Continue reading

Masak nasi pake microwave

Travel Cooker yang kita bawa juga tidak mau berfungsi di hostel di Barcelona. Power listrik di kamar jadi down. Saya kemudian ke pantry, kali-kali aja daya listrik disana lebih tinggi ketimbang di kamar. Nyoba semua colokan di pantry itu malah bikin power listriknya juga down. Travel cooker itu butuh daya 450watt masa sih lebih besar ketimbang dayanya kulkas dan microwave yang ada di pantry tersebut. Gak ada kompor di pantry tersebut, cuman ada 3 microwave dan 1 kulkas. Saya udah pengen buang aja travel cooker, menuh-menuhin koper tapi gak bisa digunakan. Itu travel cooker yang ketiga yang saya beli. Yang pertama, sudah tamat riwayatnya setelah 5 tahun menemani berkeliling dunia, Yang kedua, sukses dipakai di Jepang tapi rusak ketika dipakai di Arab Saudi saat umrah. Penyebabnya karena saya lupa mengganti voltase 110v (di Jepang 110 V) ke 220V. Saya sempat beli kompor listrik di Madinah agar bisa tetap masak nasi. Tapi itu gak dibawa ke Eropa karena bentuknya gak praktis, makan tempat makanya beli travel cooker lagi. Continue reading

KUE SUS VLA DURIAN

Dari minggu lalu kangen bikin kue, tapi tertunda melulu. Kalo bukan waktunya yang gak ada, bahannya yang gak ada. Kayaknya udah lama banget gak bikin kue. Dulu, lebih suka semuanya dibikin sendiri sekalian belajar. Maklum energi masih banyak sekali ditambah kehidupan bertetangga yang sehat. Sering kumpul-kumpul sambil bawa kue buatan sendiri. Nah sekarang kalo pengen kue tinggal beli aja, energi udah kurang banyak buat bikin-bikin. Hihihi. Cuman hasrat untuk bikin kue menggelora lagi, udah lama nih oven dibiarin nganggur.

20160306_172835

Kue sus ini merupakan salah satu andalan saya jika bikin kue. Bikinnya mudah, cepat dan jadinya banyak. 1 adonan bisa jadi sekitar 25 buah sus ukuran sedang.

Resep kulit: 100 gr margarine blueband, 200 ml air, 100 gr terigu dan 4 buah telur berukuran besar. Resepnya simple dan mudah diingat kan. Margarine dicairkan, masukkan air, tunggu sampai mendidih, masukkan terigu. Aduk sampai tercampur rata. Taruh dalam loyang. Telur yang sudah dikocok biasa, sedikit-demi sedikit dituangkan kedalam adonan tadi. Campur sampai rata. Adonan kulit siap dioven.  Continue reading

HOTNYA SOP JANDA

20151206_102045

Saya bukanlah penggemar berat makanan berkuah. Lebih suka makanan yang dibakar.  Kalau makan bakso, sop, soto, kuahnya gak digubris. Kecuali coto Makassar ya, jaman kuliah dulu ketika makan di warung coto di kampus, gak malu-malu nambah kuah sampai 2x. Maklum, budget terbatas waktu itu. Hihihi. Sekarang kalau makan coto makassar, kuahnya jarang dihabisin.

Panas juga telinga karena teman-teman saya pada promosi tentang Sop Janda ini. Ada teman yang doyan banget Sop Janda ini, jadi setiap kali ke Jakarta hampir setiap hari makan disini. Kebetulan teman saya ini selalu nginap di rumah teman saya yang ada di dekat Sop Janda, Bekasi. So pas ke Jakarta, saya minta diajak kesini supaya gak penasaran. Hehehe. Continue reading

JAJAN SAAT UMRAH

10176237_10204480716412718_7828084815155829346_n

Gerai-gerai makanan di dekat pelataran Masjidil Haram

Enaknya umrah backpacker, kita diberikan pilihan apakah Land Arrangement (LA) dengan makan atau tanpa makan. Kalau di umrah regular, sudah pasti biaya yang kita bayar sudah termasuk makan. Kebanyakan grup umrah backpacker memilih LA tanpa makan, konsumsi menjadi tanggung jawab masing-masing. Saya pribadi lebih memilih LA tanpa makan, ibadah jadinya tidak tergantung dengan jadwal makan dan bebas memilih jajan sesuai selera.  Saya dari dulu gak terlalu doyan makanan catering atau makan di hotel. Cepat bosan. Apalagi ini 9 hari. Dan saya bawa anak-anak, yang belum tentu cocok dengan menu catering.  Lagian, misalnya nih pake catering, keinginan jajan atau mencoba kuliner pasti tetap ada. Ya gak? Potensi kemubaziran bisa terjadi. Continue reading

DARI BALIK JENDELA CAFE BATAVIA

20150920_171258

Menikmati area kota tua dari balik jendela Cafe Batavia di lantai 2 sungguh mengasikkan. Melihat beraneka ragam populasi manusia melakukan aktivitasnya. Ada komunitas pencinta hewan unik, ada gerombolan abege tua dan muda nongkrong ngobrol ketawa ketiwi, ada juga yang hilir mudik bersepeda engkel sambil pake topi lebar. Duh asyiknya. Bahkan ada pasangan muda mudi duduk di tengah lapangan saling berangkulan. Hmmmm… Bagi mereka mungkin dunia hanya milik berdua, yang lain ngontrak…hihihi. Padahal sore itu cuaca agak panas. Continue reading