7 TEMPAT YANG WAJIB DIKUNJUNGI DI TORAJA

toraja

Senja di Kete’ Kesu

Seakan gak puas dengan Japan Trip, beberapa teman yang ikut pada trip tersebut datang ngunjungin saya di Palopo sekalian jalan-jalan ke Toraja. Padahal baru jalan 2minggu sesudah perjalanan kami ke Jepang. Hihihi. Dikunjungin, saya tentu saja senang. Tidak mudah mengajak orang berkunjung ke Palopo. Mikirnya panjang, sepanjang 400km perjalanan dari Makassar ke Palopo lewat darat. Alternatif lain bisa juga naik pesawat dari Makassar yang hanya ada 2x seminggu, pesawat jenis twin otter kapasitas 10 orang. Kalau saya lebih memilih naik darat, sesekali nyetir sendiri.

IMG_5476

Di Tongkonan, rumah adat Toraja. Lokasinya dekat baby grave Kambira. Ini semacam rumah keluarga besar. Rumah ini dijadikan sebagai pusat kegiatan keluarga besar tersebut, rapat/pertemuan ataupun upacara. Membangunnya pun patungan antar keluarga, dibangun tahun 2008 menghabiskan dana sekitar 800juta.  What amazing toraja carving.

Continue reading

Advertisement

PULAU CAMBA CAMBANG

20150530_171520

senja di camba-cambang

20150530_170142

Umay yang selalu bikin kangen kakak-kakaknya

Aya n Dede kalo lama gak ketemu si Umay, sepupunya pasti merengek terus minta ke Makassar. Begitu kita ke Makassar, eh Umay malah pergi berlibur ke Pulau Camba-Cambang yang terletak di Pangkep sekitar 65km dari Makassar. Untuk memuaskan hati mereka, jadinya kami liburan mendadak ikut ke pulau ini juga. Pulau ini lagi jadi trending topic tujuan berlibur di sekitaran Makassar, makanya sayang juga kalo moment ini gak dimanfaatkan. Mumpung gratis juga, sarana transportasi u menyeberang pulau dan tempat nginapnya difasilitasi sama temannya ipar yang penduduk asli di pulau sebelahnya dan punya perahu. Sisa beli air tawar untuk keperluan mandi, beli makanan dan kasih uang kebersihan sukarela. Continue reading

LOOKING FOR FRESH AIR: TALAWAAN WATERFALL

IMG_7243

awesome talawaan waterfall

Air terjun yang satu ini gak jauh dari Kota Manado. Letaknya dekat bandara Sam Ratulangi (masuk jalan disamping RS TNI AU daerah Mapanget), air terjun ini tepatnya berada di desa Talawaan sudah masuk wilayah Minahasa Utara. Medannya pun tak sulit, karena udah dibuatkan jalan setapak dari paving blok. Jika punya waktu 2 jam bisa mampir ke tempat ini. Dari tempat parkir kendaraan ke pusat air terjun jalan sekitar 1km.

Continue reading

BACK TO NATURE: AIR TERJUN KIAWA &

Sewaktu di Manado, pada saat weekend biasanya saya dan teman-teman kantor sesama perantau bikin kegiatan back to nature, nyari-nyari tempat yang belum pernah dikunjungi. Mulai dari jalan ke tempat yang tingkat kesulitannya rendah sampai ke tempat yang cukup sulit untuk di temukan. Pengen nyari tempat yang bisa menyegarkan fikiran sekaligus bakar kalori melemaskan otot-otot yang kaku akibat kebanyakan ngantor. Continue reading

JELAJAH 3 PULAU

Salah satu kenikmatan mutasi adalah bisa mengenal daerah-daerah baru. Sewaktu di Manado, saya berkesempatan untuk mengunjungi ibukota dari 3 kabupaten kepulauan yang ada di Sulawesi Utara. Kepulauan Sitaro (Siau, Tagulandang, Biaro), Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud. Pulau Miangas sebagai pulau terluar dari Indonesia yang berbatasan langsung dengan wilayah Philippines termasuk dalam gugusan Kepulauan Talaud. Jarak P Miangas sendiri dari Melonguane ibukota Kep. Talaud masih sangat jauh kira-kira 1 1/2 hari naik kapal laut perintis yang jadwalnya hanya ada 2x sebulan. Diawal kepindahan ke Manado, saya udah membayangkan bisa nyebrang ke Davao (Philippines) dari Manado, Continue reading

KOTA SERIBU SUNGAI

Kota Banjarmasin dikenal sebagai kota seribu sungai.

Jalan-jalanlah ke pasar terapung Lok Baintan dan lihatlah aktivitas Mandi Cuci Kakus (MCK) warga yang hidup di pinggir sungai. Mereka dengan santainya buang hajat di jamban apung lalu mandi di dekatnya dan bahkan menggosok gigi dengan air sungai tersebut. Kebiasaan (budaya) masyarakat Buang Air Besar Sembarangan (BABS) membuat sungai ini tercemar berat kotoran manusia.

Faktanya, jamban apung sudah mencapai sekitar 2800 jamban jika dihitung dari tengah Kota Martapura hingga ke Desa Lok Baintan. Jika satu jamban setiap harinya dipakai buang air besar 10 hingga 15 penduduk maka kawasan itu tercemar antara 10 hingga 14 ton tinja manusia. Bisa dibayangkan begitu tingginya pencemaran bakteri E-coli di kawasan ini sudah tercatat 16000PPM, padahal batas baku mutunya 30 PPM.

Tapi memang gak hanya di Banjarmasin. Permasalahan BABS Di daerah lain seperti survei yang dilakukan Urban Water and Sanitation Health (IUWASH), sebuah lembaga dari Amerika Serikat yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bahwa 80% masyarakat Tangerang lebih memilih punya televisi dibanding jamban.

Ada 2 pasar terapung di Banjarmasin. Kami memilih ke Lok Baintan yang kata mbah google jauh lebih ramai dibanding pasar Terapung Muara Kuin. Informasi yang kami dapat rupanya kurang lengkap, ternyata pasar Terapung Muara Kuin lah yang menjadi tempat shooting icon RCTI dan menjadi tempat yang dikunjungi SBY sekitar 3 bulan lalu. Amel pun sebenarnya merekomendasi Muara Kuin karena jualannya lebih bervariasi, banyak makanan, jaraknya lebih dekat sehingga nyewa perahu lebih murah 50ribuan dibanding ke Lok Baintan.

IMG_8493

Kami menyewa perahu ke Lok Baintandengan harga 300rb pp dengan lama perjalanan ke sana kurang lebih 45 menit. Perahunya cukup luas, bisa di isi kurang lebih 10 orang dengan cukup nyaman. Bersamaan dengan kami, banyak jukung (perahu kecil) yang berangkat menuju Lok Baintan untuk berjualan. Kebanyakan yang dijual adalah buah-buahan seperti rambutan, kecapi, sirsak, jambu biji, pisang. Ada juga yang menjual kue-kue basah dan kue pukis yang dimasak di perahu.

Kami membeli jambu biji, rambutan, kecapi dan kue basah. Sekedarnya saja, biar kami tidak hanya melihat-lihat saja. Makan kecapi sambil bernostalgia, dulu waktu SD tinggal di Jakarta, kalo mau pergi ngaji melewati hutan pohon kecapi, dengan teman-teman selalu berebutan buah ini kalo ada yang jatuh.