• Traveler Kebanyakan Gaya

    Entah mengapa dalam persiapan trip ke UK ini saya merasa berubah jadi kebanyakan gaya. Mungkin karena pengaruh pergi di bulan Maret, masih musim dingin. Pengen bawa jaket dan sweater yang banyak. Saya bahkan hunting jaket saat mengurus visa UK di Jakarta dan beli 1 coat dan 1 jaket wool. Rencananya bawa lagi 1 jaket yang… Continue reading

  • Pilihan Menginap di UK

    Budget akomodasi kita patok max 25GBP/malam/orang. Harga segini cuma bisa masuk di standar hostel. Hotel Premier Inn, hotel bintang 3 yang banyak dimana-mana dan berlokasi strategis mematok 120-150GBP/malam untuk 1 kamar berdua. Saya berhasil mendapatkan akomodasi dengan realisasi rata-rata 21GBP/malam/orang. 5 malam di hostel (termasuk sarapan+km dalam) dan 4 malam di apartemen. Awalnya pengen semuanya apartment. Tapi… Continue reading

  • Flash Light Trip UK

    Mumpung masih hangat, ini UK trip report, jalan ber-12 orang. Tahun ini ngebet pengen ke UK gara-gara dapat berita Bigben mau ditutup untuk renovasi awal 2017 sampai 3 tahun kedepan. Sampai sana belum ada tanda-tanda persiapan renovasi. Dulu suka menunda ke UK, dengan alasan biaya hidup mahal, nilai tukar pound tinggi, harus urus visa tersendiri,… Continue reading

  • Menilik Terracotta Warriors & Horses

    Tujuan utama kami ke Xián adalah ke Terracotta Warriors and Horses atau biasa disebut juga Terracotta Army. Dari hostel, kita dikasih potongan kertas kecil berisi petunjuk ke Terracotta Warrior lengkap dengan tulisan cinanya. Naik bus menuju Xián Railway Station. Diluar stasiun kereta ada bus 5/306 yang langsung menuju Terracotta Warrior. Bus juga mampir di mausoleum… Continue reading

  • Xian, Kota yang Cantik

    Kalo saja saya jadi mengurungkan niat ke Xian, tentu saya akan menyesal tidak melihat kota yang cantik ini. 2 minggu sebelum berangkat, saya sempat tawarkan saran ke teman-teman agar tidak usah ke Xian dan menghabiskan saja  waktu selama 5 hari di kota Beijing. Pertimbangannya biaya transportasinya saja cukup mahal sekitar 2.5juta Beijing-Xian pp, pergi dengan… Continue reading

  • Nyasar di Venice

    Everybody can get lost in Venice- Lonely Planet. Pemeo diatas terjadi juga pada saya. Padahal 4 tahun yang lalu jalan-jalan disini berhasil gak nyasar sama sekali. Waktu itu  dari dekat Stasiun Kereta St. Lucia kita naik water bus ke San Marco Piazza/St Mark Square kemudian jalan pulangnya santai saja meski kami berdua menargetkan hanya akan berada… Continue reading

  • Rumah Pohon Urongo

      Yogya punya Kalibiru, Sulawesi Utara punya Urongo. View berlatar Danau Tondano ini tidak kalah spektakuler. Emang sih, belum apple to apple. Kalibiru sudah well organized, Rumah Pohon Urongo masih self organized sama penduduk sana. Belum ada tiket masuk, hanya donasi seikhlasnya kecuali titian flying fox 20ribu perorang. Material rumah pohon/view pointnya juga seadanya, dari… Continue reading

  • Belajar dekor kue pake Russian spuit

    Dede: Ma, pengen makan kue. Saya: Iya nak. Ayaaa, tolong sekarang buat kuenya. Sebenarnya sejak pagi saya sudah minta Aya bikin kuenya, tapi hari libur membuat semuanya malas bergerak. Saya juga gak memaksa, nanti setelah Dede minta dibuatin kue baru pada bergerak. Bikin cupcake coklat dengan memanfaatkan tepung kue muffin.  Itu loh kemasan praktis siap… Continue reading

  • Puding Ikan Koi

    Libur pilkada kemarin diisi dengan praktek bikin kue lagi. Cetakan ikan koi dan bebek dibeli bersamaan dengan spuit rusia. Bulan lalu, mau dipraktekkan untuk desert arisan yang ketempatan di rumahku. Gak jadi, too many things to do in so little time. Cuman sendirian masak-masak buat arisan. Masak sop ubi dan bakso. Sengaja bikin 2 menu… Continue reading

  • Kuliner di Yogya dan sekitarnya

    Kuliner di Yogya tidak hanya gudeg, banyak wisata kuliner lainnya yang ngehits. Saya mencoba beberapa referensi dari internet dan info dari driver mobil rental yang kita sewa. Beberapa diantaranya: Kopi Klotok Pakem Sleman Continue reading