HOTNYA SOP JANDA

20151206_102045

Saya bukanlah penggemar berat makanan berkuah. Lebih suka makanan yang dibakar.  Kalau makan bakso, sop, soto, kuahnya gak digubris. Kecuali coto Makassar ya, jaman kuliah dulu ketika makan di warung coto di kampus, gak malu-malu nambah kuah sampai 2x. Maklum, budget terbatas waktu itu. Hihihi. Sekarang kalau makan coto makassar, kuahnya jarang dihabisin.

Panas juga telinga karena teman-teman saya pada promosi tentang Sop Janda ini. Ada teman yang doyan banget Sop Janda ini, jadi setiap kali ke Jakarta hampir setiap hari makan disini. Kebetulan teman saya ini selalu nginap di rumah teman saya yang ada di dekat Sop Janda, Bekasi. So pas ke Jakarta, saya minta diajak kesini supaya gak penasaran. Hehehe. Continue reading

JAJAN SAAT UMRAH

10176237_10204480716412718_7828084815155829346_n

Gerai-gerai makanan di dekat pelataran Masjidil Haram

Enaknya umrah backpacker, kita diberikan pilihan apakah Land Arrangement (LA) dengan makan atau tanpa makan. Kalau di umrah regular, sudah pasti biaya yang kita bayar sudah termasuk makan. Kebanyakan grup umrah backpacker memilih LA tanpa makan, konsumsi menjadi tanggung jawab masing-masing. Saya pribadi lebih memilih LA tanpa makan, ibadah jadinya tidak tergantung dengan jadwal makan dan bebas memilih jajan sesuai selera.  Saya dari dulu gak terlalu doyan makanan catering atau makan di hotel. Cepat bosan. Apalagi ini 9 hari. Dan saya bawa anak-anak, yang belum tentu cocok dengan menu catering.  Lagian, misalnya nih pake catering, keinginan jajan atau mencoba kuliner pasti tetap ada. Ya gak? Potensi kemubaziran bisa terjadi. Continue reading

CHEESY CHICKEN

Berada di rumah seharian membuat saya punya banyak kesempatan untuk melakukan banyak hal tapi bawaannya pengen makan terus. Hihihi.

Pagi ini, sebelum berangkat jogging, saya mulai masak bubur untuk bubur Manado. Terus saya tinggal sebentar buat jogging keliling lapangan dekat rumah. Lumayanlah 45menit untuk 4 km, banyakan jalan karena pace-nya diatas 10. Lupa minum air putih sebelum berangkat jadi mudah capek dan kayaknya saya butuh sparring partner biar lebih semangat. Continue reading

HELLO KITTY CUPCAKES

IMG_7957

Cupcakes ini request dari Athaya yang berulang tahun di akhir bulan lalu. Bagi saya, ini masih jauh dari sempurna. Yang terpenting, adalah semangat ibunya untuk memenuhi keinginan anaknya. Sekalian experiment, hehehe. Alat-alat banyakan ada di rumah di Makassar seperti texture roller (penggilas bertextur), cetakan huruf (jadinya saya bikin letter sendiri dan gak bagus hasilnya), trus cetakan kepala Hello Kitty (kalo yang ini saya belum punya). Beruntung jauh-jauh hari saya sudah beli fondantnya di Makassar. Kalo fondant gak ada juga, batal deh bikinnya. Saya pernah bikin fondant sendiri, membuatnya tidak sulit sih, tapi  hasilnya gak selicin dan secantik fondant yang dibeli.

Untuk cupcake-nya sendiri beli tepung premix atau tepung beli jadi sisa ditambahin telur dan mentega. Athaya yang bikin cupcake-nya. Mudah dan anti gagal. Hehehe.

Ini sekaligus menutup postingan tentang baking-baking. Saya mau nyimpan oven dan mixer dulu sampai setelah hari raya. Hari Raya rencananya di Bandung di rumah saudara.  Mau nyantai ajah…

KLIA2 DAN TUNE HOTEL KLIA

20150514_052022

20150514_060925

ruang tunggu di sekitar Q19

Bulan ini KLIA2 genap 1 tahun beroperasi menggantikan bandara LCCT. Bandara ini luasnya 4x lipat dibanding LCCT. Saya baru 3x mampir di bandara ini. Pertama kali setahun yang lalu saat baru pindah dari LCCT, waktu mau ke Sydney. Waktu itu gak sempat explore bandara, karena buru-buru ngejar pesawat berikutnya. Sekarang bandaranya sudah semakin cantik dan tertata rapi. Dan ada waktu untuk sedikit explore.
Buat yang akan layover di KLIA2, beberapa info yang penting mengenai KLIA2:
Continue reading

MAKAN-MAKAN DI (MYANMAR #6)

Travelling kali ini libur masak-masak.Secara di Myanmar gak booking kamar sama sekali, jadi gimana mau masak. Kami cuman tidur di bus saja selama 2 malam itu. Barang bawaan pun kami buat seringkas mungkin. Udah saya wanti-wanti sama semua teman yang ikut untuk pake ransel yang gak terlalu besar. Tapi sebenarnya ada baiknya menyiapkan cadangan makanan seperti abon, sambal sachet atau bawa noodle cup 1 biji. Di Yangon, tempat makan halal banyak bertebaran tapi di Bagan susah nyarinya. Jadi kalopun gak ketemu tempat halal, bisa pesan nasi putih dan makannya dengan abon.
Di Yangon selain nyoba makanan di Toba Restaurant, kami mencoba nasi Briyani oleh beberapa blog dan juga direkomendasikan sama Mr Ko Ye, driver mobil sewaan kami di Yangon. Nilar Restaurant namanya. Halal guaranteed. Harganya gak terlalu mahal berkisar 2-3USD untuk seporsi nasi Briyani. Total berlima makan dan minum sekitar 13,000kyats/13 USD.
Continue reading

TOBA RESTAURANT, YANGON (MYANMAR #4)

Niatnya kami mau memanfaatkan shuttle bus JJ Express, hanya 500kyats per orang udah sampai di Sule Pagoda. Ternyata kalo mau memanfaatkan shuttle bus tersebut, harus turun sebelum masuk terminal di pemberhentian pertama. Di Bus kami ketemu lagi sama 2 traveler asal Palembang, Wira dan Anton. Mereka juga akan sepesawat dengan kami menuju Kuala Lumpur. Jadinya di terminal, kami nego 2 taxi @12 USD untuk mengantar kami bertujuh ke guesthouse di sekitar Bogyoke Market dan Sule Pagoda. Kami pengen ngambil 1 kamar buat refreshing diri dan taruh barang. Sisa hari ini hanya pengen ke Bogyoke Market sambil menunggu waktu ke airport. Guesthouse gak ada yang mau nerima kalo cuman sewa 1 kamar. Ketentuannya 1 kamar hanya boleh 2 orang. Harga perkamar 25USD. Huh, ogah, berat diongkos.

Kepikiran untuk nongkrong di Masjid Jamek Bengali Sunni yang berada dekat situ tempat kami sholat di hari pertama, lalu Wira ngasih ide untuk ke Restoran Toba, restoran Indonesia satu-satunya di Yangon. Saya sempat menyimpan catatan alamatnya, oleh taxi kami diantar kesitu. Minimal ada tempat rehat buat sarapan dan makan siang. Syukur-syukur bisa nitip tas disana jadi bisa jalan-jalan sebentar ke Bogyoke Market.

20150516_123446

with the chef, Mr Damar


Continue reading

MAKAN-MAKAN DI PERTH (Perth #5)

Are you looking for halal food?,” tegur bule cewek di bus kucing, dia melihat saya sedang melihat-lihat catatan restoran halal yang saya bawa.

Bule: There are some restaurants near here, zabihah restaurant and D Nyonya Penang

Saya: Which one is best?

Bule: D Nyonya Penang is best. The restaurant is one bus stop from here. You can walk a little.

Saya: Are you moslem as well?

Bule: Alhamdulilah.

Saya: thank you for your information. See you
Continue reading

CAKE-KU HANCUR

IMG_0446

Awwwwwww….teriakanku terlalu keras menyebabkan tetangga kosku datang kerumah melihat apa yang terjadi. Sy hanya terpaku melihat kue yang baru saja selesai dihias jatuh terbalik. Jatuh gara-gara tanganku entah mengapa hilang keseimbangan saat akan mengangkatnya pindah dari kursi kecil ke meja. Padahal pengen difoto dulu sebelum di potong-potong dan bagi-bagi ama tetangga. Grrr.

Cake ini dibuat iseng-iseng buat latihan bikin gambar Hello Kitty dengan proses “buttercream transfer” berdasarkan buku “Cake Decorating dengan Buttercream” karya Fatmah Bahalwan dan tim NCC”.

Caranya letakkan plastic mika ukuran folio diatas gambar yang mau di jiplak, buat outlinenya dulu, bisa dengan buttercream warna coklat atau bisa juga dark cooking chocolate. Setelah itu isi dengan buttercream yang warnanya sesuai dengan selera kita. Masukkan kedalam freezer kurleb 15 menit, kemudian lepaskan plastic mika dan taruh diatas cake yang sudah siap untuk dihias. Sempurnakan sesuai selera.

Jadi bisa bikin karakter apa saja dengan proses “buttercream transfer”, karena sisa nyontek. Bagi yang gak pintar menggambar seperti saya tapi ingin berkreasi macam-macam dengan hiasan cake, ini solusi yang bagus. Ketimbang harus membuatnya langsung diatas cake.

Karena baru pertama kalinya bikin dengan cara seperti ini, hasilnya gak terlalu rapi. Gak terlalu mulus, masih ada bopeng-bopengnya. Tapi not badlah buat pemula.
Just believe, practice makes perfect.