SEHARIAN DI ROMA

13244205_10207034241436957_447210483649492777_oBelajar dari pengalaman di Paris, saya gak lagi mentargetkan buat ngunjungin banyak tempat di Roma. Cukup 3-4 tempat saja, yang penting-penting saja biar teman-teman gak terlalu capek. Toh saya sama Amel dulu udah cukup puas 2 hari jalan disini sampai gempor. Tujuan kita adalah Colloseo, St. Peter Vatican, Hard Rock Café dan Trevi Fountain. Kami beli tiket one day pass seharga 7Euro buat berkeliling dengan metro dan bus. Metro di Rome baru terdiri dari 2 jalur, Line A dan Line B. Sangat simple.

metro roma

Untuk ke Colloseo Line B hanya 2 station dari Rome Termini ke arah Laurentina. Dari Colloseo balik lagi ke Rome Termini, naik Line A ke arah Battistini turun di Ottaviano ‘San Pietro’ untuk menuju ke Vatican City. Dari Vatican, naik line A ke arah Anagnina turun di station Barberini untuk ke Trevi Fountain maupun Hard Rock Café.

Di Vatican, kita cukup lama, memberikan kesempatan ke Lanie buat explore St Pietro dan ibadah. Kita duduk-duduk saja di antara tiang-tiang.

Lagi-lagi tiketku tercecer, saya hanya ikut sampai ke Hard Rock Café lalu pulang ke hostel dengan beli tiket ketengan. Di dekat station Rome Termini, nyari warnet buat ngeprint boarding passnya Ryan Air untuk 4 flight berikutnya. Gak nyiapin dari Indonesia, karena belum sampai waktu buat web check in. Web check in baru available 7 hari sebelum hari keberangkatan. Sebenarnya bisa nunjukin scan barcode dari HP tanpa perlu cetak kertas boarding passnya, tapi kayaknya hanya berlaku 1 hp untuk scan barcode 1 orang. Ribeut juga kan bagi-bagi email boarding pass ke masing-masing orang. Jadi dicetak saja, lalu dibagi-bagikan.

Jam 3 subuh, kami sudah jalan kembali menuju Rome Termini. Banyak taxi lagi mangkal, saya bertanya berapa harga ke Ciampino Airport ke salah satu supir. Dia bilang 30Euro/taxi. Harga segitu adalah tarif resmi ke Ciampino di jam normal. Tapi meski satu tarif, banyak info yang ngasih tau bahwa masih banyak juga supir taxi yang mencoba scam ke tourist dengan memberi tarif lebih mahal. Saya konfirmasi kembali, beneran nih 30Euro? Dia bilang, hey give your heart. Mungkin maksudnya jangan terlalu tegang atau takut, itu beneran. Ok deal. Sampai di bandara kita mau ngasih 35Euro, tapi gak ada yang punya uang kecil jadinya ngasih 40Euro. Gak apa-apa deh, anggap aja harga subuh dan rejekinya dia yang gak neko-neko.

Advertisements

2 thoughts on “SEHARIAN DI ROMA

    • kalo dirupiahkan emang bikin puyeng juga hehe…. 5euro tip yang wajar tapi kan gak ada uang kecil waktu itu… tp pernah dapat juga supir taxi di bologna yang emang niat kasih uang kembalian karena dia nyediain uang receh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s